JawaPos.com - Massa aksi dari BEM Universitas Indonesia (UI) maupun dari kampus lain seperti mahasiswa Universitas Pancasila (UP) membubarkan diri dari demonstrasi yang tertahan di depan gedung UOB, Jalan MH. Thamrin, Sudirman, Jakarta Pusat.
Pantauan JawaPos.com di lokasi, massa dari BEM UI tampak membubarkan diri menuju Magrib. Sementara itu, massa dari mahasiswa UP menyusul sekitar pukul 18.30 WIB. Massa seluruhnya meninggalkan lokasi dengan tertib ditutup dengan pernyataan sikap dari massa mahasiswa UP.
"Terima kasih sudah melakukan aksi dengan damai. Mari segera dinormalisasi jalannya, silakan dibuka barikade, dibersihkan sampahnya agar segera bisa dilalui masyarakat lagi," kata Kapolres Jakarta Pusat mengantar kepulangan massa.
Dalam aksi ini, massa dari BEM UI maupun UP beserta mahasiswa lainnya tak sampai ke lokasi tujuan di Bundaran HI. Massa tertahan semua di depan gedung UOB hingga akhirnya membubarkan diri.
Saat ini, arus lalu lintas ke arah Bundaran HI dari Jalan MH. Thamrin mulai dinormalisasi.
Sebelumnya, massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berencana menyampaikan aspirasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Namun, Polda Metro Jaya menyiapkan aksi dilakukan dapat dilakukan di kawasan Dukuh Atas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyiapan lokasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat yang cukup padat di kawasan Jakarta Pusat.
"Kami sudah mempersiapkan di lokasi Dukuh Atas depan UOB dan Dukuh Atas untuk bisa menjadi titik penyampaian aspirasi, begitu," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/8).
Pasalnya, ia mengatakan bahwa kawasan Bundaran HI sebagai pusat berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pendidikan, perekonomian, hingga peribadatan dan aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Meski demikian, Budi menegaskan tetap menerima pemberitahuan dari mahasiswa terkait rencana aksi penyampaian aspirasi pada hari ini. Namun untuk mengakomodasi aksi tersebut, aparat menyiapkan beberapa titik yang dinilai dapat digunakan sebagai lokasi penyampaian aspirasi.
"Tapi kita juga menyambut, menerima pemberitahuan dari adik-adik mahasiswa dalam pelaksanaan penyampaian aspirasi di hari ini. Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya sudah mempersiapkan beberapa titik yang menjadi tempat penyampaian aspirasi," jelas Budi.
Salah satu lokasi yang disiapkan berada di kawasan Dukuh Atas, tepatnya di depan UOB. Polisi juga menyiapkan kawasan Dukuh Atas sebagai titik penyampaian aspirasi.
Budi menegaskan bahwa Bundaran HI merupakan center of gravity Jakarta dan Indonesia. Jika demonstrasi dilakukan di kawasan tersebut akan mengunci potensi arus lalu lintas di berbagai simpul.
"Yaitu bisa menuju Patung Kuda, Istana, dan Harmoni. Begitu juga dengan wilayah-wilayah penyangga lainnya seperti Semanggi, Sudirman, ke arah Slipi maupun Gatot Subroto," tuturnya.
Baca Juga: Demo Mahasiswa di Thamrin: Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Tuai Kritik
"Belum wilayah-wilayah lain yang berada di Tanah Abang maupun wilayah Menteng, ini akan bisa terjadi peningkatan arus lalu lintas dan kepadatan, dan bahkan mungkin bisa melumpuhkan arus lalu lintas. Apabila arus lalu lintas sudah lumpuh, artinya kita juga hadir dalam tidak berempati terkait tentang aktivitas masyarakat lainnya," pungkas Budi.