← Beranda
Pakai Metode Biologis, 28 Dokter Mesir-Mahasiswa Indonesia Dilatih Penanganan Korban Perang Gaza
Sabik Aji TaufanSelasa, 18 Agustus 2026 | 05.44 WIB
Seorang warga Palestina menangis di antara reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Al Jazeera)

 

JawaPos.com - 28 dokter Mesir, Palestina dan Mahasiswa Kedokteran Asal Indonesia di Kairo mendapat pelatihan penanganan luka korban perang di Gaza. 

Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Bulan Sabit Merah Indonesia dengan Rumah Sakit Bulan Sabit Palestina di Kairo, Mesir. Pelatihan berupa penanganan luka dengan teknik Advance Technique Wound Healing. 

Ketua Majelis Permusyaratan Anggota BSMI Prof. Basuki Supartono, dan Bendahara Umum DPN BSMI dr Prita Kusumaningsih menemui langsung Direktur RS Bulan Sabit Merah Palestina di Kairo, dr Mai Arif.

Basuki mengatakan, selain pelatihan pihaknya juga menjalin kerja sama jangka panjang dalam teknik perawatan luka terkini. 

Baca Juga: Petani Muda Lampung Memaknai Kemerdekaan: Masih Berjuang Hidup Layak dari Sawah

"Mesir telah banyak merawat pasien-pasien dari Gaza sehingga kolaborasi ini diharapkan bisa mendukung tenaga medis di Mesir dalam merawat pasien luka termasuk dari Gaza Palestina dengan teknik yang menggunakan metode berbasis biologis untuk mendukung proses penyembuhan luka lebih cepat dan efisien," ujarnya, Senin (17/8). 

Kerja sama ini merupakan misi berkesinambungan dengan RS Bulan Sabit Merah.

Sementara, dr Prita menambahkan, BSMI menyerahkan dukungan dan bantuan alat-alat dan bahan penyembuhan luka dengan Advance Technique Wound Healing kepada RS Bulan Sabit Merah Palestina yang diterima Direktur Mai Arif. 

"Kami bersama dr Mai Arif menyerahkan dukungan alat-alat dan bahan penyembuhan luka dan berharap pengetahuan, alat dan bahan yang diberikan bisa bermanfaat dalam penyembuhan luka pasien terutama di RS ini," kata Prita.

Dalam kerja sama ini juga disepakati bahwa RS Bulan Sabit Merah Palestina akan mengirimkan 1 dokter untuk belajar lebih intensif kepada BSMI guna mendalami metode Advance Technique Wound Healing.

"Dalam kesempatan ini juga akan ada 1 dokter yang akan mengikuti pelatihan dan magang di Indonesia agar nanti pengetahuannya bisa disebarkan lebih luas kepada sejawat tenaga kesehatan di RS Bulan Sabit Merah Palestina di Kairo khususnya dan yang bertugas di Mesir pada umumnya," tandasnya.

EDITOR: Sabik Aji Taufan