← Beranda
Prabowo Perintahkan Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Pusat dan Daerah Harus Sinkron
Muhammad RidwanMinggu, 16 Agustus 2026 | 23.19 WIB
Tim SAR bersama TNI menangani gempa di NTT. (Antara)

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah pusat untuk bergerak cepat dalam menangani dampak gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah memperkuat koordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam rapat koordinasi penanggulangan bencana gempa Pulau Flores, NTT, Minggu (16/8).

Pratikno mengatakan, pemerintah pusat telah mengerahkan kekuatan dan sumber daya dalam jumlah besar untuk mendukung penanganan bencana. Dukungan tersebut melibatkan kementerian/lembaga (KL) hingga badan usaha milik negara (BUMN).

“Rapat koordinasi ini menunjukkan bahwa kekuatan dan sumber daya untuk penanggulangan bencana di NTT ini sangat besar. Jadi aparat pusat mulai dari KL sampai dengan BUMN terlibat penuh,” kata Pratikno.

Baca Juga: Puncak dan Merak Jadi Rute Favorit, 369 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek

Menurut Pratikno, pengerahan sumber daya tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo agar kementerian dan lembaga turun langsung membantu masyarakat yang terdampak gempa.

“Pak Presiden, selain memerintahkan KL-KL (Kementerian/Lembaga) untuk masuk dan membantu, juga BNPB sendiri juga memberikan bantuan,” ujarnya.

Meski dukungan pemerintah cukup besar, Pratikno menegaskan seluruh sumber daya tersebut harus dikelola melalui koordinasi yang terpadu. Ia menilai sinkronisasi menjadi kunci agar bantuan dan penanganan di lapangan berjalan efektif.

“Nah saya ingin menekankan dua hal. Bahwa kekuatan yang besar ini hanya bisa efektif kalau kerjanya sinkron,” ucap Pratikno.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah, baik gubernur maupun bupati, segera membentuk sekaligus mengaktifkan posko penanganan bencana. Keberadaan posko dinilai penting untuk mengintegrasikan berbagai bantuan dan sumber daya yang dikerahkan.

“Jadi sinkronisasi mulai dari Posko itu penting,” tegasnya.

Selain koordinasi, Pratikno menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam penanganan bencana, terutama melalui pendataan masyarakat dan wilayah yang terdampak. Data yang valid diperlukan sebagai dasar untuk mempercepat penanganan pada tahap tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Jadi status itu penting untuk ditetapkan baik di level kabupaten terdampak maupun di provinsi. Dan kaitannya dengan akuntabilitas itu juga pendataan. Baik pendataan untuk kepentingan tanggap darurat maupun pendataan untuk rehab rekon,” urainya.

Baca Juga: Penampakan Mobil yang Ditumpangi Yukie PAS Band Usai Alami Kecelakaan

Pratikno mengingatkan, pengalaman penanganan sejumlah bencana sebelumnya menunjukkan adanya perbedaan kecepatan pendataan di antara daerah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah diminta memastikan seluruh proses pendataan dilakukan secara tepat dan akurat.

Pemerintah pusat, lanjut Pratikno, akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam menangani dampak gempa di NTT. Ia juga meminta daerah segera menyampaikan berbagai kebutuhan yang membutuhkan intervensi pemerintah pusat melalui posko yang telah disiapkan.

“Kami diperintah Bapak Presiden untuk mendukung Bapak-Ibu semuanya di daerah. Bapak Presiden bukan hanya memerintah tapi juga memberikan bantuan secara langsung,” tuturnya.

Dalam rapat tersebut, Pratikno turut mengapresiasi kerja cepat seluruh jajaran pemerintah dalam menangani bencana selama lebih dari 24 jam sejak gempa terjadi.

“Sekali lagi terima kasih atas kerja kerasnya. Dalam waktu hanya 24 jam lebih sedikit kita sudah melangkah sangat jauh,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap proses pemulihan NTT dapat segera berjalan. Namun, Pratikno menekankan pemulihan tidak semata-mata mengembalikan kondisi daerah seperti sebelum bencana. Momentum tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membangun NTT agar lebih kuat dan tangguh menghadapi bencana di masa mendatang.

“Jadi semoga NTT segera recover. Duka kita yang mendalam kepada para korban. Jadi bencana membuat daerah menjadi lebih baik itu harapan kita. Kita tidak ingin hanya merecover kembali keadaan semula, tapi kita manfaatkan momentum untuk membangun lebih baik,” pungkasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan