JawaPos.com - TNI AU terus mematangkan demo udara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Dalam atraksi tersebut, bakal terlibat puluhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Angkatan Udara dan matra lainnya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M. Tonny Harjono sudah meninjau langsung persiapan itu. Peninjauan berlangsung pada Kamis (13/8).
”Dalam pelaksanaannya, TNI AU melibatkan puluhan alat utama sistem senjata (alutsista), yang terdiri atas pesawat tempur, angkut, hingga helikopter,” kata Nyoman kepada awak media pada Jumat (14/8).
Baca Juga: Punya Banyak Relasi, 7 Shio Ini Konon Berpeluang Mendapat Rezeki dari Orang Sekitar
Menurut dia, kehadiran berbagai alutsista tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan kemampuan dan kesiapan TNI AU dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
Selain itu, demo udara juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya termasuk helikopter milik Basarnas.
”Demonstrasi udara menjadi sarana untuk memperkenalkan kemampuan pertahanan udara Indonesia sekaligus menumbuhkan kebanggaan dan semangat nasionalisme masyarakat,” kata Nyoman.
Total 81 Alutsista Akan ‘Serbu’ Langit Istana Pada 17 Agustus Mendatang
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa persiapan peringatan HUT ke-81 Indonesia terus dimatangkan melalui pelaksanaan gladi kotor di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (12/8). Agenda itu berlangsung sejak pukul 08.00 WIB.
”Termasuk latihan untuk demo udara yang diikuti oleh kurang lebih 81, baik pesawat maupun helikopter yang kita miliki,” kata Pras kepada awak media.
Menurut Pras, para pilot dan penerbang TNI sudah menjalankan tugas dengan baik. Mereka menunjukkan kesiapan TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Termasuk latihan dalam rangka meramaikan hari jadi kemerdekaan Indonesia ke-81. Dalam latihan tersebut, sejumlah manuver pesawat dan helikopter turut ditunjukkan.
”Tadi beberapa juga ada manuver yang sempat bikin deg-degan juga, 3 heli yang saling berdekatan, dan alhamdulillah,” ujarnya.
Pras memastikan, evaluasi dilakukan secara langsung selama pelaksanaan gladi kotor. Salah satu aspek yang dievaluasi adalah koordinat manuver pesawat dan helikopter agar posisi atraksi tepat berada di hadapan podium utama. Evaluasi tersebut langsung dibahas demi memastikan kesiapan pelaksanaan acara.
2 Unit Pesawat Tempur Rafale Turut Serta dalam Demo Udara
Dalam kesempatan itu, Pras juga mengonfirmasi bahwa 2 pesawat tempur Rafale turut dilibatkan dalam latihan atraksi udara tersebut. Itu menjadi momen pertama Rafale terlibat dalam peringatan kemerdekaan Indonesia.
Adapun deretan alutsista udara itu terdiri atas pesawat Airbus A400M, CN-295, Rafale, F-16, Sukhoi 27/30,Hawk 100/200, T-50i Golden Eagle, NAS-332 Super Puma, EC-725 Caracal, EC-120B Colibri, KT-1B Woong Bee, Boeing 737-200, Apache, Panther, AW-169, AS 365 Dauphin, serta AW-139.