← Beranda
Kemenhub Ungkap Kronologi dan Penanganan Terbakarnya KM Mutiara Sentosa II di Utara Sumenep
Ryandi ZahdomoSenin, 3 Agustus 2026 | 01.58 WIB
Video amatir dari penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Minggu (2/8). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Insiden kebakaran melanda KM Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara Sumenep, pada Minggu (2/8). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama tim gabungan kini bergerak cepat melakukan koordinasi intensif demi menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal di lokasi kejadian.

Peristiwa ini diperkirakan terjadi antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Laporan insiden mulai diterima otoritas terkait pada pukul 08.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Untuk mempercepat tindakan penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget telah memancarkan siaran kecelakaan kapal dan berkoordinasi langsung dengan Basarnas. Adapun kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan saat insiden berlangsung.

Armada penyelamat juga langsung dikerahkan ke titik koordinat. Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menerjunkan kapal patroli KN Grantin P.211, sementara Distrik Navigasi menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo untuk menyokong operasi evakuasi.

Armada Kapal Sekitar Dikerahkan

Kapal Meratus Project 3 sempat menjadi armada pertama yang menemukan titik lokasi KM Mutiara Sentosa II. Namun, lantaran membawa muatan berbahaya (dangerous cargo), kapal tersebut tidak dapat melangsungkan proses evakuasi secara langsung.

Guna memastikan keselamatan, proses penyelamatan dialihkan dengan melibatkan sejumlah kapal lain yang melintas di sekitar perairan tersebut. Unsur-unsur yang terlibat dalam pertolongan darurat ini meliputi TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura.

Dirjen Hubla: Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas Utama
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa seluruh jajarannya fokus penuh pada keselamatan para penumpang dan kru kapal. Posko penanganan juga telah didirikan untuk mempermudah koordinasi operasi SAR.

"Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif," ujar Masyhud, Minggu (2/8).

Baca Juga: KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep Madura, 250 Penumpang Menunggu Evakuasi

Saat ini, para penumpang tengah menunggu proses pemindahan oleh armada kapal penolong di sekitar lokasi. Mengenai penyebab pasti munculnya api, otoritas terkait masih melakukan proses penyelidikan mendalam.

"Kami akan terus menyampaikan perkembangan penanganan insiden ini secara berkala setelah seluruh informasi yang diterima dari lapangan selesai diverifikasi, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Masyhud.

 

EDITOR: Kuswandi