← Beranda
Sudaryono Tegaskan Tak Ada Lagi "Arahan Si Ini, Si Itu" di BGN, Semua Wajib Ikuti Sistem!
Dimas ChoirulJumat, 24 Juli 2026 | 00.44 WIB
Kepala BGN Sudaryono. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Usai dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan perubahan tata kelola di internal lembaganya.

Di tengah upaya membenahi BGN, ia memastikan tidak boleh lagi ada keputusan yang bergantung pada perintah atau arahan individu. Seluruh pegawai diminta bekerja berdasarkan sistem, aturan, serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis).

Sudaryono mengatakan pembenahan BGN diarahkan untuk menghapus pola kerja yang bergantung pada figur tertentu. Menurutnya, seluruh proses harus berjalan transparan dan berbasis sistem.

"Yang tadinya mungkin manual tergantung sama person-person, orang-orang, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, harus bisa by system, trust in system," ujar Sudaryono di Kantor BGN, Rabu (22/7).

Baca Juga: Dude Harlino Kembalikan Rp 5,25 Miliar pada Polisi, Hasil Honor Brand Ambassador DSI

Ia menegaskan, tidak boleh lagi ada budaya bekerja berdasarkan instruksi personal dari pihak tertentu. Ke depan, seluruh keputusan harus mengacu pada aturan yang berlaku.

"Kalau tadinya mungkin semua sesuai arahan si ini, sesuai arahan si itu, enggak ada. Kita sesuai dengan juklak-juknis aturan, dan sistem yang kita bangun, kita mengarah ke sana," tegasnya.

Meski demikian, Sudaryono mengakui pembenahan tata kelola tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Ia meminta dukungan seluruh pihak agar proses reformasi di tubuh BGN berjalan sesuai rencana.

"Dan tentu saja kita, saya khususnya bersama dengan tim semua, siap mendengar masukan, siap mendengarkan satu satu informasi, input dari mana pun, dari siapa pun, termasuk dari awak media," katanya.

Sudaryono juga membuka ruang bagi masyarakat dan media untuk melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program, termasuk di dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG). "Kita ingin menegakkan, yang benar kita tegakkan," ujarnya.

Dalam arahan di hari pertama mengantor, Ia meminta seluruh jajaran BGN tetap fokus membenahi tata kelola dan tidak terjebak pada situasi yang sedang dihadapi lembaga tersebut.

Ia juga terbuka dengan segala kritik dan masukan untuk tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Dari mulai internal kita, dari mulai mitra, dari mulai siapa pun itu, untuk supaya tata kelola ini bisa terlaksana dengan baik," pungkasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan