JawaPos.com - Harapan terus muncul pasca tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (15/7).
Tim SAR Gabungan kembali menemukan 2 korban selamat pada Minggu (20/7). Kedua korban selamat setelah berhari-hari terdampar di pulau sekitar lokasi tenggelamya kapal.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Makassar Andi Sultan menyampaikan bahwa 2 korban selamat atas bana Nurmiati dan Jasmal.
Keduanya ditemukan selamat setelah terdampar di Pulau Balaloho. Awak kapal KM Baria 05 yang kali pertama menemukan mereka berdua.
Baca Juga: Berhari-hari Terombang-ambing di Laut, 5 Korban Tenggelamnya KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
”Kedua korban dievakuasi oleh KRI Marlin-877 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Andi dikutip pada Senin pagi (20/7).
Dari Pulau Balaloho, kedua korban selamat dibawa ke Pelabuhan Benteng, Kepulauan Selayar.
Menurut Andi, keberhasilan Tim SAR Gabungan tersebut merupakan hasil dari upaya pencarian yang terus dilakukan secara intensif oleh seluruh unsur SAR.
”Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan 2 korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan oleh KM Bari Baria 05 dan dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng oleh KRI Marlim-877,” terang dia.
Andi memastikan, pihaknya akan terus mengoptimalkan seluruh unsur dan alat-peralatan yang terlibat dalam operasi SAR tersebut.
Baca Juga: Jumlah Total Penumpang KM Nurul Salsa saat Tenggelam di Selayar 78 Orang, 25 Korban Belum Ditemukan
Mengingat masih ada belasan korban hilang yang belum ditemukan. Mereka berharap para korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Dengan ditemukannya 2 korban tersebut, data sementara korban KM Nurul Salsa kini menjadi 59 orang korban, 1 orang meninggal dunia, dan sebanyak 18 korban masih dalam pencarian.
Operasi SAR masih terus berlangsung dengan mengerahkan seluruh potensi SAR gabungan.
”Pencarian hari kelima dilakukan pada area seluas 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam 4 sektor pencarian dengan dukungan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin-877, KRI Hiu-634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan yang turut membantu proses pencarian,” beber Andi.
Kantor SAR Makassar berharap kondisi cuaca dan perairan yang saat ini dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter tidak mengurangi semangat seluruh personel SAR dalam melaksanakan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
5 Korban Selamat Ditemukan di Atas Rompang Nelayan
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 5 korban hilang dalam insiden tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (18/7).
Mereka bertahan selama 4 hari terombang-ambing di lautan. Tepatnya di atas rompang atau alat bantu tangkap ikan nelayan
Kabar gembira itu datang petang tadi. Para korban ditemukan oleh KMN Sinar Matoanging 04 di sekitar Pulau Matallang.
Mereka mengapung di laut dengan cara berpegangan pada rompong milik nelayan setempat. Para korban masing-masing bernama Sitti Amang, Andi Samad, Asseng, Diska, dan Sri Ardita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar menyampaikan bahwa informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan dengan mengerahkan KN SAR Kamajaya untuk melakukan intercept atau penjemputan terhadap para korban.
”Alhamdulillah, kami kembali menerima kabar bahwa 5 korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh KMN Sinar Matoanging 04 di sekitar Pulau Matallang. Saat ini KN SAR Kamajaya sedang bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan intercept dan mengevakuasi para korban agar segera mendapatkan penanganan medis serta pendataan lebih lanjut,” terang dia kepada awak media.
Menurut Arif, kemampuan para korban bertahan hidup dengan berpegangan pada rompong nelayan menjadi faktor penting hingga akhirnya mereka berhasil ditemukan oleh kapal yang melintas di sekitar lokasi.
Dia menyebut, temuan itu sekaligus menjadi motivasi bagi Tim SAR Gabungan yang sudah berhari-hari mencari puluhan korban hilang.
”Ini menjadi penyemangat bagi seluruh unsur SAR gabungan yang masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban lainnya. Kami berharap masih ada korban lain yang dapat ditemukan dalam kondisi selamat,”ujarnya.
Baca Juga: Dinilai Melanggar Blokade, Militer AS Melepaskan Tembakan ke Kapal yang Menuju Iran