← Beranda
Presiden Prabowo Cari Erick Thohir: Indonesia Bisa B50, Masa Belum Bisa Masuk Piala Dunia?
Nanda PrayogaJumat, 10 Juli 2026 | 06.18 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peluncuran program B50 bertajuk "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7). (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan ekonomi maupun energi, tetapi juga dari prestasi olahraga, khususnya sepak bola. Ia berharap Indonesia dapat segera mewujudkan impian tampil di putaran final Piala Dunia FIFA.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran program B50 bertajuk "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

Dalam pidatonya, Presiden mengapresiasi keberhasilan pengembangan bahan bakar B50 sebagai tonggak menuju kemandirian energi nasional. Namun, ia mengaku masih menyimpan kegelisahan karena Tim Nasional Indonesia belum berhasil menembus Piala Dunia.

Baca Juga: Kejati Jatim Tetapkan 3 Tersangka Korupsi KUR Bank BUMN di Jember, Kerugian Negara Rp 41 Miliar

"Yang masih sulit buat Indonesia ialah masuk Piala Dunia, nah itu saya masih resah. Jadi, saya resah, terus terang saja saya resah," ujar Prabowo.

Ia menilai keberhasilan di sektor energi belum membuatnya sepenuhnya puas apabila Indonesia belum mampu bersaing di panggung sepak bola dunia.

"Indonesia bisa B50, tetapi tidak bisa masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas. Bagaimana caranya masuk Piala Dunia?" katanya.

Prabowo juga menekankan bahwa sepak bola bukan sekadar cabang olahraga, melainkan bagian dari martabat dan kehormatan sebuah negara. Karena itu, menurutnya, seluruh pihak harus memberikan perhatian serius terhadap upaya meningkatkan prestasi sepak bola nasional.

Baca Juga: Sukses di 'Mr. Sunshine', Aktor Lee Jung Hyun Umumkan Bakal Menikah Desember Ini!

Di sela-sela pidatonya, Presiden sempat menyinggung Ketua Umum PSSI yang juga menjabat Menteri BUMN, Erick Thohir. Ia bahkan berseloroh sambil mencari keberadaan Erick di lokasi acara.

"Siapa bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Menteri BUMN. Boy (Thohir) kasih tahu adikmu, ya," katanya.

Sepak bola hingga kini masih menjadi olahraga dengan jumlah penggemar terbesar di Indonesia. Besarnya antusiasme publik terlihat dari ramainya stadion saat Timnas bertanding, tingginya dukungan suporter, hingga besarnya perhatian masyarakat di media sosial setiap kali skuad Garuda berlaga.

Walaupun Indonesia belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia sejak merdeka, perkembangan sepak bola nasional terus menunjukkan tren positif. Pembenahan kompetisi, pembinaan pemain usia dini, pembangunan infrastruktur, program naturalisasi, serta peningkatan tata kelola menjadi sejumlah langkah yang ditempuh untuk memperkuat daya saing Timnas.

Sejumlah hasil positif juga berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir, seperti keberhasilan melaju ke babak 16 besar Piala Asia AFC untuk pertama kalinya serta menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 yang membuka peluang tampil di Olimpiade. Capaian tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi ambisi Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia pada masa mendatang.

EDITOR: Bintang Pradewo