← Beranda
Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Penerimaan Surat Kepercayaan 8 Dubes
Muhammad RidwanSelasa, 9 Juni 2026 | 19.35 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menerima penyerahan surat kepercayaan atau kredensial dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat. Prosesi diplomatik tersebut berlangsung khidmat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6).

Agenda penyerahan surat kepercayaan ini menjadi bagian penting dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat. Para duta besar yang hadir menyerahkan dokumen resmi sebagai tanda dimulainya tugas diplomatik mereka di Indonesia.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta, menjelaskan prosesi tersebut baru dapat dilaksanakan karena padatnya agenda Presiden Prabowo sejak resmi menjabat sebagai kepala negara. Menurutnya, penundaan bukan disengaja, melainkan murni disebabkan oleh jadwal Presiden yang sangat padat.

"Murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau (Presiden), tidak ada niat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini sama sekali," kata Anis Matta, Selasa (9/6).

Anis menyatakan, Presiden Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para Duta Besar terkait mundurnya agenda penerimaan surat kepercayaan tersebut.

"Presiden sudah juga menyampaikan, beliau meminta maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh para Dubes," ujarnya.

Ia menyebut, sejak dilantik perhatian Presiden Prabowo banyak tercurah pada perkembangan situasi global, khususnya dinamika geopolitik dan ekonomi internasional yang dinilai membutuhkan penanganan serius.

"Sejak dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global yang benar-benar membutuhkan konsentrasi penuh," tegasnya.

Pemerintah, lanjut Anis, berupaya mengantisipasi dampak dari berbagai krisis global agar tidak berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional. Karena itu, sejumlah agenda kenegaraan harus disesuaikan dengan prioritas Presiden.

Meski sempat mengalami penundaan, prosesi penyerahan kredensial tetap berlangsung hangat dan lancar. Dalam pertemuan tersebut, para kepala perwakilan negara sahabat juga menyampaikan pesan khusus dari pemimpin negara masing-masing guna mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Dijadwalkan Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Hari Ini

Bahkan, ia berseloroh bahwa para duta besar sempat menikmati sajian kopi khas Hambalang yang disuguhkan dalam acara tersebut. "Yang lebih penting tadi mereka semuanya mencoba kopi Hambalang," pungkasnya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan