← Beranda
Tegas! Prabowo Minta Purbaya Pecat Pimpinan Bea Cukai yang Tidak Bisa Kerja
Muhammad RidwanRabu, 20 Mei 2026 | 19.54 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri rapat paripurna DPR RI Prabowo dan akan menyampaikan kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk memecat pimpinan bea cukai jika tidak mampu bekerja dengan baik. Ia menegaskan, rakyat membutuhkan kerja cepat untuk mengatasi setiap permasalahan.

"Menteri Keuangan kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti," kata Prabowo saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Prabowo menegaskan, pemerintah tidak boleh bekerja dengan santai. Ia tidak mau melihat jajarannya tidak mampu bekerja menyelesaikan permasalahan bangsa.

Baca Juga: Dokter Sebut Konsumsi Kambing Tak Otomatis Buat Hipertensi, tapi Penyertanya Perlu Diwaspadai

"Bagsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha, pemerintah yang kumaha engke wae," tegasnya.

Ia menekankan, menteri dan kepala badan harus mampu membersihkan birokrasinya masing-masing. Terlebih, pengusaha mengeluh masih adanya pungutan liar (pungli) di berbagai sektor.

Baca Juga: Kemenkes Perketat Pengawasan di Pintu Negara Buntut Status Darurat Kasus Ebola yang Sebabkan 80 Kematian di Kongo

"Jangan ragu-ragu, yang melanggar, tindak. Sekali lagi, semua institusi pemerintah harus bekerja dengan baik. Kita harus menghilangkan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan praktik yang menghambat perjalanan ekonomi kita," pungkasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo