JawaPos.com – Pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) atau Kopdes Merah Putih selesai dibangun dan siap beroperasi penuh paling lambat 16 Agustus 2026. Tepatnya, sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini.
“Pemerintah menargetkan 30.000 unit lebih ke KDMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus mendatang. Insyaallah,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam acara peresmian operasional 1.061 unit koperasi merah putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Pria yang akrab disapa Zulhas inu membeberkan progres pembangunan koperasi terus bergerak cepat dari hari ke hari. Hingga saat ini, ribuan unit koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik.
Baca Juga: Arne Slot Akui Liverpool dalam Bahaya Gagal ke Liga Champions Usai Dibantai Aston Villa
“Hari ini 9.294 yang bangun fisiknya telah rampung ke KDMP, Pak. Ini dari Agrinas Pangan, datanya, Pak. Tapi tiap hari bertambah, Pak. Jadi tiap hari bertambah, Pak,” jelas Zulhas.
Menurut dia, percepatan pembangunan terus dilakukan di berbagai daerah. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, rata-rata pembangunan koperasi bisa mencapai 150 hingga 200 unit per hari.
“Rata-rata satu hari, menurut Pak Joao Mota (Dirut Agrinas Pangan), bisa 150 sampai 200, Pak,” imbuhnya.
Tak hanya pembangunan fisik, pemerintah juga mulai mengoperasikan koperasi yang telah siap digunakan. Sebanyak 1.061 koperasi disebut sudah siap beroperasi penuh dan diresmikan secara serentak hari ini.
Baca Juga: Tak Sejalan dengan Ketua, Empat Pengurus KONI Makassar Mundur
Di wilayah Jawa Timur, pemerintah mencatat telah terbangun 530 unit koperasi yang tersebar di tujuh kabupaten. Sementara di Jawa Tengah, sebanyak 531 unit telah berdiri di delapan kabupaten dan kota.
Untuk memastikan koperasi berjalan optimal, pemerintah juga sedang menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola operasional di lapangan. Saat ini, proses rekrutmen puluhan ribu manajer koperasi tengah berlangsung.
“Saat ini sedang dilakukan rekrutmen 30.000 manajer KDMKP, Pak. Sudah direkrut, sedang proses seleksi. 5.476 untuk Koperasi Nelayan Merah Putih, Pak,” ungkapnya.
Menurut Zulhas, para manajer tersebut nantinya akan menjadi motor penggerak koperasi di daerah. Mereka juga bertugas mengawasi disiplin pangan dan memastikan manfaat ekonomi koperasi benar-benar kembali ke masyarakat desa.
“Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi, mengawasi disiplin pangan, memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat desa,” tandasnya.