← Beranda
Panglima dan Wakil Panglima TNI Sampaikan Duka Cita Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon Selatan
Syahrul YunizarRabu, 1 April 2026 | 17.44 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Puspen TNI

 

JawaPos.com - Kehilangan 3 prajurit dalam misi menjaga perdamaian dunia menjadi kehilangan besar bagi seluruh jajaran TNI. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan duka cita.

Melalui akun media sosial resmi di Instagram, Jenderal Agus mengunggah ucapan duka cita untuk 3 prajurit TNI yang kehilangan nyawa saat bertugas bersama UNIFIL di Lebanon Selatan. Yakni Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Romadhon.

”Atas nama keluarga besar Tentara Nasional Indonesia, saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas gugurnya 3 prajurit TNI terbaik saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon,” tulis Agus.

Tidak hanya bagi TNI, Agus menyatakan bahwa kehilangan 3 prajurit tersebut menjadi duka bagi seluruh bangsa Indonesia. Dia memastikan, penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada para prajurit yang telah menjadi kusuma bangsa.

”Semoga almarhum khusnul khotimah, diberikan derajat kemuliaan syahid di sisi Allah SWT, serta diberikan kekuatan dan kelapangan hati bagi keluarga yang ditinggalkan,” lanjut Agus.

Terpisah, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita juga menyampaikan ucapan duka cita melalui akun media sosial resminya. Dia turut merasakan kehilangan atas gugurnya 3 prajurit yang bertugas dalam Satgas Batalyon Mekanis XXIII-S/UNIFIL.

”Semoga arwah almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” unggahnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (30/3), Mabes TNI telah merilis data-data prajurit TNI yang terdampak konflik tersebut. Yakni Praka Farizal Rhomadhon yang dinyatakan gugur serta Praka Rico Pramudia yang dilaporkan menderita luka berat. Selain itu ada Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.

”Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.

Selasa (31/3), Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memastikan bahwa jumlah prajurit TNI yang meninggal dunia di tengah misi menjaga perdamaian dunia bertambah menjadi 3 orang. Selain Praka Farizal, Kapten Infanteri Zulmi dan Sertu Ihwan juga dinyatakan gugur.

”Perkembangan terbaru yang diterima pada 30 Maret 2026 menunjukkan kembali terjadinya insiden di wilayah Lebanon Selatan yang berdampak pada personel Satgas TNI yang sedang melaksanakan tugas pengawalan untuk mendukung kegiatan operasional UNIFIL. Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur,” terang Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait.

Selain itu, Rico menyampaikan bahwa 2 prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut. Dia menyatakan bahwa insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga: Bertambah Lagi, 2 Prajurit TNI Gugur dalam Tugas Bersama UNIFIL di Lebanon Selatan

”Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI terus melakukan koordinasi erat dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban. Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis juga telah dilaksanakan secara cepat sesuai prosedur operasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” ujarnya.

EDITOR: Kuswandi