JawaPos.com – Puncak arus balik gelombang 2 pada H+7 Lebaran 2026 diwarnai lonjakan kendaraan yang hendak menyeberang dari pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk Bali.
Arus kendaraan pagi ini, Minggu (29/3) membludak. Kendaraan yang akan menyeberang didominasi pemudik sepeda motor dan mobil pribadi.
Sejak pukul 08.00 WIB ratusan pemudik sepeda motor terus berdatangan baik dari arah selatan (Jember-Banyuwangi) maupun dari arah utara (Situbondo-Banyuwangi) dan memenuhi pintu perlintasan otomatis sepeda motor.
Selain sepeda motor, kendaraan roda empat (mobil pribadi) juga memenuhi area parkir utama Pelabuhan Ketapang, termasuk di jalur masuk dermaga pelabuhan.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Volume Kendaraan di GT Cikatama ke Jakarta Turun pada H+7 Lebaran
"Saya memilih kembali ke Bali pada hari ini karena besok anak sudah masuk sekolah dan saya sendiri juga harus bekerja," kata salah seorang pemudik mobil pribadi asal Lumajang, Sri Rahayu saat antre di area parkir utama Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (29/3) sebagaimana dilansir dari Antara.
Dia membutuhkan waktu hampir dua jam untuk sampai ke area parkir Pelabuhan Ketapang.
Yakni mulai dari pertigaan SPBU Farly Ketapang yang berjarak sekitar 1,2 km ke pelabuhan) karena diarahkan memutar melewati jalan lingkar.
"Kami jalan memutar jalan lingkar untuk ke arah pelabuhan, katanya untuk menghindari kemacetan di jalan arteri depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang," kata Sri Rahayu.
Sempat muncul insiden saat salah seorang pemudik mobil pribadi asal Kecamatan Genteng, Banyuwangi, nyaris pingsan saat antre di area parkir utama pelabuhan.
Baca Juga: 2,5 Juta Kendaraan Serbu Jabotabek, Jasa Marga Ungkap Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Petugas kesehatan dibantu anggota TNI bergegas membantu pemudik yang hampir pingsan itu di dalam kendaraannya. Ia kemudian dibawa ke posko kesehatan di Pelabuhan Ketapang.
Sebelumnya sejak Minggu (29/3) dini hari ratusan kendaraan truk logistik yang akan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, melalui Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tertahan dan antre hingga 12 jam.
Hingga pagi tadi pukul 05.15 WIB, truk logistik antre di sepanjang jalan arteri mulai dari Terminal Sri Tanjung sampai depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, karena buffer zone atau kantong parkir di Bulusan penuh.
Namun pada pukul 10.00 WIB, secara bertahap antrean panjang truk logistik mulai terurai dan truk logistik bisa menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.
Baca Juga: Arus Balik Diwarnai Antrean Gara-gara Kurang Saldo e-Toll, saatnya Implementasikan MLFF?