← Beranda
ASDP Siagakan 33 Kapal Layani Arus Mudik Merak–Bakauheni Mulai H-8 Lebaran
Nanda PrayogaMinggu, 15 Maret 2026 | 17.50 WIB
Ilustrasi penyeberangan Feri Pelabuhan Merak menuju Bakauheni

JawaPos.com - Menjelang perayaan Idul Fitri, aktivitas perjalanan masyarakat di sejumlah daerah mulai meningkat.

Arus pemudik yang akan menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera melalui lintasan Merak-Bakauheni juga mulai terlihat.

mengantisipasi hal itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.

Baca Juga: 7 Aksesori Mobil yang Berguna saat Perjalanan Mudik Lebaran

“Kami melakukan berbagai persiapan, mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan agar perjalanan masyarakat dapat berjalan tertib dan lancar,” ujar Heru.

Untuk mendukung kelancaran operasional selama Angkutan Lebaran, jumlah kapal yang dioperasikan disesuaikan dengan kondisi kepadatan arus penyeberangan, yakni sekitar 28 hingga 33 kapal dalam 24 jam.

Selain itu, perusahaan juga akan menerapkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat proses pelayanan di pelabuhan.

Skema ini diharapkan dapat membuat pergerakan kapal lebih efisien serta mampu menampung tingginya mobilitas penumpang dan kendaraan.

Kesiapan tersebut juga diperkuat dengan peningkatan sejumlah fasilitas pelayanan di pelabuhan.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar, 4 Tol Fungsional Dibuka Gratis untuk Pemudik

Beberapa di antaranya adalah layanan customer service yang beroperasi 24 jam, penambahan garbarata Express II di lintasan Merak–Bakauheni, penyediaan toilet portable tambahan, serta penguatan penerangan dan sistem kelistrikan di area pelabuhan.

ASDP juga menghadirkan shuttle bus listrik di kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni untuk memudahkan mobilitas pengguna jasa, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa perusahaan turut berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan.

Pada periode 13–16 Maret, disediakan 20 unit angkutan umum gratis yang melayani sejumlah rute penghubung.

Yaitu Stasiun Cilegon–Stasiun Kerenceng (2 unit), Stasiun Kerenceng–Stasiun Merak (1 unit), Stasiun Cilegon–Stasiun Merak (9 unit), Stasiun Merak–Stasiun Cilegon (7 unit), serta Stasiun Merak–Stasiun Kerenceng (1 unit).

Baca Juga: Ribuan Konsumen Setia Astra Honda Motor Berangkat Pulang Kampung, Mudik Aman Tanpa Capek

Penempatan armada tersebut disesuaikan dengan pergerakan penumpang yang datang secara bertahap melalui perjalanan kereta api.

ASDP bersama mitra transportasi serta para pemangku kepentingan di lapangan juga terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan kendaraan penghubung dapat dimaksimalkan, terutama pada waktu kedatangan kereta dengan jumlah penumpang yang lebih tinggi.

Ke depan, pemantauan operasional akan terus diperkuat agar mobilitas penumpang dari Stasiun Cilegon menuju Pelabuhan Merak dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman selama periode Angkutan Lebaran.

Berdasarkan data Posko Merak, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode H-10 hingga H-8 tercatat sebanyak 126.276 orang.

Angka tersebut turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 155.161 orang.

Baca Juga: Terminal 2 Soekarno-Hatta Jadi yang Tersibuk Jelang Mudik, Layani Penumpang Terbanyak pada 14 Maret

Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang tercatat 31.390 unit, atau turun 13 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 36.091 unit.

Adapun arus dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada periode yang sama tercatat 97.385 penumpang, turun 9,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 107.541 orang.

Total kendaraan yang menyeberang tercatat 23.018 unit, atau turun 3,1 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 23.766 unit.

 

EDITOR: Bayu Putra