← Beranda
Ratusan Tabung Gas 12 Kg Digantung di Bawah Helikopter, Pertamina Kirim ke Wilayah Terisolasi di Aceh
ARM• Jumat, 12 Desember 2025 | 00.05 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memeriksa tabung gas 12 kg yang dikirim ke Bener Meriah, Kamis (11/12). (Dok Pertamina)

JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) mengirim bantuan 144 tabung LPG Bright Gas 12 kilogram (kg) ke Kabupaten Bener Meriah. Daerah itu merupakan salah satu lokasi terdampak bencana di wilayah Aceh Timur yang saat ini masih terisolasi. 

Pengiriman itu mendapat pengawalan langsung dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan tim relawan Pertamina Peduli. LPG Bright Gas dikirimkan menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan didistribusikan dengan sling load, atau kawat kuat khusus yang digantung di bawah helikopter. 

Pengiriman bantuan tabung LPG Bright Gas 12 kg tu bersamaan dengan Hari Ulang Tahun PT Pertamina (Persero) ke-68 pada Rabu (10/12). "Kami mewakili Pertamina hadir di lokasi melanjutkan tugas kemanusiaan yang dijalankan beberapa waktu lalu," kata Simon di Bandar Udara Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. 

Dia menyebut pengiriman bantuan tabung gas 12 kg itu bagian dari komitmen Pertamina mendukung percepatan distribusi energi di wilayah terdampak bencana dengan berbagai cara. Langkah itu demi masyarakat dapat beraktivitas kembali.

Baca Juga: Kinerja dan Tata Kelola Dinilai Baik, Pertamina EP Dapat Penghargaan ARA 2024  

"Sesuai arahan Presiden Prabowo bahwa percepatan pasokan energi di wilayah terdampak harus diupayakan semaksimal mungkin dan tentu saja kami berkolaborasi dengan berbagai pihak," imbuh Simon. 

Simon bersama dengan puluhan relawan Pertamina menjalankan misi kemanusiaan untuk mendukung pemulihan pasca bencana di Sumatera, baik untuk mendukung kelancaran energi maupun penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat. 

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, pengiriman itu merupakan bentuk kolaborasi erat dengan BNPB, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait bersama Perwira Pertamina. 

“Di lapangan, kami tidak bekerja sendiri. Upaya mempercepat distribusi LPG ke Bener Meriah ini bisa terjadi karena gotong royong dan koordinasi yang kuat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,"ujarnya. 

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memeriksa tabung gas 12 kg yang dikirim ke Bener Meriah, Kamis (11/12). (Dok Pertamina)
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memeriksa tabung gas 12 kg yang dikirim ke Bener Meriah, Kamis (11/12). (Dok Pertamina)

Sejak bencana melanda wilayah Sumatera, Pertamina mengupayakan pendistribusian BBM dan LPG dengan strategi Alternatif dan Emergency. Alternatifnya dengan melakukan alih jalur distribusi dan pasokan untuk mengatasi kendala infrastruktur jalan darat yang terdampak.

Baca Juga: Pertamina Gerak Cepat Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah gunakan metode Sling Load

Selain itu, Emergency dengan mengerahkan seluruh moda transportasi baik jalur laut dan udara untuk menjangkau wilayah terdampak bencana, terutama untuk wilayah terisolasi. Salah satunya pengiriman Solar dan LPG menggunakan pesawat perintis charter ke Kabupaten Benar Meriah, serta melalui jalur laut untuk wilayah Sibolga.  

Sejak 26 November hingga 10 Desember 2025, Pertamina telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Sebanyak 161 Posko Pertamina Peduli dan 111 dapur umum, telah terbangun. Pertamina juga telah menurunkan lebih dari 140 relawan Pertamina Peduli pada tahap satu, belum termasuk para relawan pejuang pendistribusian energi dari para Awak Mobil Tangki, Operator, Tim Pemasaran dan tim penunjang lainnya. 

Pertamina juga telah menyalurkan bantuan energi, baik untuk kebutuhan dapur umum, maupun dukungan bagi kendaraan operasional seperti alat berat pembuka akses jalan terdampak, mobil kesehatan, hingga kelistrikan. Di antaranya 327 tabung Bright Gas, 26 kiloliter (KL) Dexlite dan Pertamax, serta 120 KL Avtur.  

Dalam pesannya yang disampaikan Simon secara daring kepada seluruh Pekerja Pertamina, pada acara Syukuran dan Doa Bersama HUT Pertamina ke-68, Simon menyampaikan beberapa pesan untuk terus menjaga ketahanan energi Indonesia dan tetap menjaga integritas.  

“Kita sedang melakukan transformasi. Bukan event, tapi perjalanan, yang harus kita lalui untuk membawa Pertamina lebih maju. Transformasi tata kelola, transformasi budaya, bisnis dan digital,” pungkasnya. 

Baca Juga: Sambut Libur Nataru 2025/2026, Pertamina Pastikan Pasokan Avtur di 13 Bandara Jatimbalinus Aman

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengungkapkan, memasuki usia ke-68, Pertamina meneguhkan komitmen Melayani Indonesia Sepenuh Hati sebagai perusahaan energi nasional yang menjadi sokoguru dan tulang punggung perekonomian bangsa. Melalui kontribusi nyata di seluruh lini bisnis, Pertamina terus menghadirkan energi yang terjangkau, aman, dan berkelanjutan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran.  

"Dengan semangat Energizing Indonesia, Pertamina berkomitmen terus tumbuh sebagai perusahaan energi nasional yang menghadirkan manfaat sebesar-besarnya untuk negeri dan masyarakat Indonesia, sepenuh hati," jelas Baron.

EDITOR: Ilham Safutra