← Beranda
Pengertian Desil dan Peringkat Paling Potensial Dapat Bansos Kemensos
Tazkia Royyan HikmatiarJumat, 5 Desember 2025 | 23.55 WIB
Ilustrasi penyaluran bantuan sembako dan bantuan PKH bagi warga di Yogyakarta. Bantuan untuk 7.001 penerima bansos di Jogja distop sementara karena terindikasi terlibat judi online. (Pos Indonesia)

JawaPos.com - Istilah desil menjadi kunci dalam penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial. Sistem peringkat ini digunakan pemerintah untuk memastikan bantuan seperti PKH, BPNT, dan program kesejahteraan lainnya benar-benar diberikan kepada keluarga yang paling membutuhkan.

Dalam penyaluran bansos, desil berfungsi sebagai indikator yang menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga di seluruh Indonesia. Peringkat tersebut tidak ditetapkan sembarangan, melainkan disusun berdasarkan data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) yang memuat informasi terukur tentang kondisi rumah tangga, termasuk penghasilan, kondisi hunian, kepemilikan aset, hingga akses layanan dasar.

Pengertian Desil

Baca Juga: Pastikan Anda Jadi Penerima Bansos, Begini 0Cara Cek NIK DTSEN 2025 dan Desil via HP

Desil adalah metode pengelompokan rumah tangga ke dalam sepuluh kategori kesejahteraan, dari yang paling miskin (desil 1) hingga yang paling mampu (desil 10). Pembagian ini membuat pemerintah dapat menentukan rumah tangga mana yang diprioritaskan menerima bantuan tanpa melakukan penilaian satu per satu terhadap jutaan keluarga.

Penetapan desil biasanya mengacu pada data DTKS atau basis data resmi lain yang menyajikan indikator lengkap tingkat kesejahteraan. Keluarga yang berada pada desil rendah, terutama desil 1, 2, dan 3, termasuk kelompok yang paling berpeluang menerima bantuan sosial secara rutin.

Desil juga menjadi alat evaluasi pemerintah untuk membaca dinamika kesejahteraan masyarakat dari waktu ke waktu. Dengan pemetaan ini, pemerintah bisa mengetahui apakah kebijakan penanggulangan kemiskinan berjalan efektif.

Konsep Dasar dan Dasar Hukum Desil

Baca Juga: Penyaluran Bansos Tahap 4 PKH, BPNT, dan BLT Kesra Masuki Fase Sibuk: Desil 1–5 Dipastikan Tetap Cair

Secara teknis, desil membagi seluruh populasi menjadi sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Desil 1 mewakili 10 persen penduduk dengan kondisi ekonomi terendah, sedangkan desil 10 adalah kelompok dengan kondisi paling sejahtera.

Penetapan peringkat ini memiliki landasan hukum, salah satunya tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2025 yang mengatur pengelompokan desil 1 hingga desil 10 sebagai acuan penyaluran bantuan sosial.

Pengelompokan tersebut tidak hanya memperhitungkan pendapatan. Variabel lain seperti kualitas rumah, aset produktif, tingkat pendidikan, serta akses air bersih dan sanitasi turut menjadi penentu posisi desil setiap keluarga.

Tingkatan Desil 1–10

 

Desil 1 – Kemiskinan Ekstrem

Kelompok ini adalah prioritas utama bansos. Penerimanya umumnya berhak atas PKH, BPNT/Raskin, KIS, dan bantuan pendidikan KIP. Mereka memiliki pendapatan di bawah garis kemiskinan nasional dan tinggal di rumah yang sangat tidak layak.

Desil 2–4 – Rentan dan Hampir Miskin

Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos Kemensos 2025 dan Siapa Saja yang Berhak Menerima PKH, BPNT, hingga BLT

Kondisi ekonomi keluarga di tingkat ini lebih baik dari desil 1 tetapi masih rentan terhadap krisis ekonomi. Mereka berhak atas bantuan pangan, bantuan kesehatan, dan sebagian program pendidikan. Penerima PKH biasanya berfokus pada desil 1 dan sebagian desil 2.

Desil 5–6 – Menengah Bawah

Kelompok ini tidak tergolong miskin tetapi belum stabil secara ekonomi. Mereka umumnya memperoleh BPNT, PBI-JK, atau program pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha.

Desil 7–10 – Mampu dan Sejahtera

Kategori ini mencakup masyarakat dengan kemampuan ekonomi paling kuat. Mereka tidak menjadi sasaran bansos reguler karena dianggap mampu memenuhi kebutuhan sendiri.

EDITOR: Bintang Pradewo