← Beranda
Total Kekayaan Uya Kuya Tembus Rp 75 Miliar, Berkurang Usai Rumah Mewahnya Dijarah Massa?
Sischa Widya MaharaniSelasa, 2 September 2025 | 00.08 WIB
Uya Kuya meminta maaf usai tingkahnya berjoget menyakiti hati rakyat dan memicu demonstrasi. (Tangkapan layar Instagram Uya Kuya)

JawaPos.com - Surya Utama alias Uya Kuya baru saja diberhentikan sebagai anggota DPR oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Tidak hanya itu, rumahnya di Jakarta pun dijarah orang tak dikenal pada kerusuhan yang terjadi akhir pekan lalu.

Uya Kuya diberhentikan dari anggota DPR diduga karena viralnya aksi joget-joget politikus yang mengawali karirnya sebagai selebritas itu usai sidang paripurna MPR pada pertengahan Agustus lalu.

Sementara itu, dikutip dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 28 Maret 2025, kekayaan Uya Kuya mencapai Rp 75,59 miliar dengan rincian sebagai berikut:

* Tanah dan bangunan Rp 51.500.000.000
Termasuk sembilan aset, di antaranya: rumah 114 m² di Jakarta Selatan (Rp4 miliar), beberapa properti di Jakarta Timur senilai Rp1,5–12,5 miliar, rumah 148 m² di Jakarta Selatan (Rp7 miliar), hingga properti di Amerika Serikat seluas 524 m²/126 m² senilai Rp15 miliar.

* Alat transportasi dan mesin Rp 4.314.000.000
Koleksi delapan unit kendaraan: BMW 318i (1990), Honda Civic Estilo (1995), Mazda MX-5 (2001), Mercy 280 S (1970), Lexus 550 GX (2024), Tesla Y (2023), Toyota Supra (2022), serta sepeda Brompton 2020.

* Harta bergerak lainnya Rp 2.865.406.919
* Kas dan setara kas lainnya Rp 15.279.877.258
* Harta lainnya Rp 2.804.000.000
Dengan harta mencapai lebih dari Rp 75 miliar, Uya Kuya menempati posisi sebagai salah satu selebritas sekaligus politisi dengan kekayaan yang cukup fantastis.

Selain kekayaan yang fantastis, gaya hidup keluarga Uya Kuya juga menjadi sorotan. Misalnya koleksi sepatu mewah yang dikenakannya mencapai puluhan juta, koleksi tas mewah sang istri hingga memiliki rumah di Amerika.

Rumah Uya Kuya Dijarah Warga 

Polisi memastikan personel dari Polsek Duren Sawit sudah berada di lokasi saat rumah politisi PAN Uya Kuya dijarah massa. Namun, jumlah orang yang datang begitu banyak sehingga upaya pencegahan gagal dilakukan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, menjelaskan keberadaan polisi di lokasi awalnya didasari informasi dari siaran langsung TikTok yang menunjukkan arah pergerakan massa menuju rumah Uya Kuya.

Meski demikian, aparat kewalahan menghadapi serbuan massa yang berujung pada penjarahan. Pihak Polsek Duren Sawit sempat memberikan imbauan kepada massa agar tidak melakukan tindakan melawan hukum.

 

Rumah Anggota DPR Surya Utama atau Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025).  Rumah Uya Kuya porak-poranda setelah dijarah massa. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Rumah Anggota DPR Surya Utama atau Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Rumah Uya Kuya porak-poranda setelah dijarah massa. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

“Polsek Duren Sawit mencoba lakukan himbauan kepada massa bahwa tindakan yang akan dilakukan dikategorikan sebagai pidana. Namun imbauan tersebut gagal,” ujar Dicky saat dihubungi, Minggu (31/8).

Menurutnya, situasi di lapangan sulit dikendalikan karena jumlah massa sangat besar. Polsek akhirnya melaporkan kondisi tersebut kepada Kapolres Metro Jakarta Timur dan meminta bantuan.

“Karena jumlah massa sangat banyak dan tidak dapat dihalau oleh polsek, maka langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan reskrim dan samapta,” pungkas Dicky.

Sebelumnya, kasus penjarahan rumah Uya Kuya menjadi sorotan publik setelah kediaman politisi PAN itu diserbu massa.

Uya Kuya, artis yang kini menjadi anggota DPR RI, awalnya sempat memberikan klarifikasi atas tindakan joget-joget di gedung MPR/DPR. Jojet-gojet itu bersamaan dengan momen diumumkannya kenaikan tunjangan DPR RI, termasuk tunjangan rumah sebesar Rp 50 juta setiap bulan.

Menurut Uya Kuya dalam klarifikasinya, apa yang terjadi itu tidak ada kaitan dengan kenaikan tunjangan DPR. Mereka berjoget semata mengikuti irama lagu untuk tujuan menghargai musisi yang tampil. Apalagi aksi mereka berjoget setelah semua rangkaian acara selesai.

Beredarnya narasi di media sosial terkait penghasilan Uya Kuya sebesar Rp 10 juta sebagai artis dan membandingkannya dengan gaji DPR semakin membuat banyak orang naik pitam. Dalam klarifikasinya, Uya memastikan kabar itu hoax atau fitnah kepada dirinya.

Namun sayang, kemarahan massa sudah sampai di ubun-ubun. Tadi malam, Sabtu (30/8), massa memadati rumah mewahnya dan melakukan penjarahan. Banyak barang yang ada di rumah Uya Kuya dibawa.

 

EDITOR: Bintang Pradewo