← Beranda
Ketidakhadiran Airlangga Hartarto di Munas XI Golkar Dinilai Ada Tekanan yang Memutuskan Dirinya Mundur
Muhammad RidwanKamis, 22 Agustus 2024 | 21.19 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
 
JawaPos.com - Bahlil Lahadalila telah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar, melalui hasil Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (21/8). Namun, sepanjang gelaran Rapimnas-Munas Partai Golkar, Airlangga Hartarto tak terlihat hadir.
 
Direktur Eksekutif Indonesia Public Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyebut, ketidakhadiran Airlangga dalam Munas Partai Golkar dinilai memang ada tekanan besar, yang memutuskan dirinya mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar.
 
"Absennya Airlangga menandai tekanan yang ia terima, jika benar Airlangga mundur atas inisiatif sendiri, seharusnya ia hadir dan bersukacita dengan adanya ketua umum baru. Terlebih, hadir pada Munas itu Presiden Jokowi," kata Dedi dikonfirmasi, Kamis (22/8).
 
Baca Juga: Deretan Artis Ikut Terlibat Aksi ke DPR, Mulai dari Reza Rahadian, Cing Abdel, Bintang Emon Dkk sampai Joko Anwar
 
Menurut Dedi, jika Airlangga mundur dengan sukarela seharusnya hadir dalam acara Munas XI Partai Golkar. Bahkan, bisa memberikan pengarahan terhadap ketua umum baru.
 
"Sekurangnya, Airlangga memberikan pengantar untuk ketua umum baru, dan memang sejak pengunduran diri Airlangga, ia sudah terlihat jelas tidak suka rela melepaskan jabatan ketua umum," ucap Dedi.
 
Dedi juga menilai, kondisi tersebut juga bisa merubah peta politik Partai Golkar pada Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, Bahlil akan mengubah peta politik Golkar pada Pilkada. Serta juga akan melakukan perombakan pada pengurus DPP Partai Golkar.
 
"Kondisi ini bisa saja akan membuat Golkar beralih jalur dengan signifikan di Pilkada. Bahlil dipastikan akan mengganti struktur di Pilkada, termasuk tokoh kunci di pengurus akan banyak perombakan," ujar Dedi.
 
Sebelumnya, Bahlil Lahadalia secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar periode 2024-2029 secara aklamasi. Keputusan itu diambil dalam Munas ke-XI Partai Golkar yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (21/8). 
 
"Apakah seluruh hadirin setuju untuk kita tetapkan Bapak Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Partai Golkar 2024-2029," ucap Ketua Pimpinan Sidang Munas Ke-XI Partai Golkar Adies Kadir.
 
"Setuju," jawab seluruh peserta Munas-XI Partai Golkar.
EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah