← Beranda
Liburan Lebaran Telah Usai, Tiket Bandara Internasional Dhoho Kediri Masih Ludes Terjual Hingga Lusa
Leni Setya WatiJumat, 19 April 2024 | 21.26 WIB
Bandara Dhoho Kediri (FOTO: WAHYU ADJI/JPRK)

JawaPos.com - Meskipun arus mudik dan balik lebaran sudah usai, antusias masyarakat dalam menggunakan moda transportasi pesawat di Bandara Dhoho Kediri masih tetap tinggi.

Hal tersebut dapat terlihat dari penjualan tiket penerbangan pada Sabtu (20/4) besok yang sudah ludes terjual kepada para penumpang.

Berdasarkan pantauan koran, jadwal penerbangan untuk Sabtu besok hanya tersedia untuk rute Jakarta-Kediri saja.

Dari total 186 seat pesawat Citilink, ternyata baru ada 46 tiket yang terjual. Sedangkan untuk penerbangan Kediri-Jakarta sudah habis.

Di mana terdapat keterangan seats are full atau semua kursi sudah penuh penumpang di salah satu penyedia jasa perjalanan.

Sementara itu, jumlah kursi yang lebih banyak tersedia untuk jadwal penerbangan pada Selasa (23/4).

Sedangkan penerbangan Kediri-Jakarta baru terisi 41 kursi dan rute Jakarta-Kediri terjual 23 tiket.

Tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi pesawat tersebut dibenarkan oleh General Manager (GM) Bandara Dhoho Kediri I Nyoman Noer Rohim.

Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada 1.155 penumpang yang bepergian lewat Bandara Dhoho Kediri selama masa libur lebaran. Dengan rincian 513 penumpang dari Kediri dan 642 lainnya dari Jakarta.

"Alhamdulillah penerbangan lancar," kata Nyoman seperti dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Jumat (19/4).

Bahkan, berdasarkan pantauan koran, masyarakat masih saja ada yang berkunjung ke Bandara Dhoho Kediri meskipun pada Kamis kemarin tidak ada jadwal penerbangan.

Mereka sengaja datang ke Bandara Dhoho Kediri untuk melihat secara langsung infrastruktur bandara serta tak lupa untuk berswafoto di area luar terminal keberangkatan.

Penerbangan di Bandara Dhoho Kediri sendiri perdana dilakukan pada Jumat (5/4) dengan rute Kediri-Jakarta oleh maskapai penerbangan Citilink.

Untuk sementara, maskapai milik BUMN tersebut hanya membuka penerbangan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Sabtu.

Meskipun demikian, Dirut Citilink Dewa Kadek Rai yang dikonfirmasi pada awal April lalu tetap optimistis jika penerbangan yang dirintis Citilink di Bandara Dhoho Kediri tersebut bisa segera berkembang.

"Berdasar pengalaman di bandara lain, bisa melakukan penerbangan regular (setiap hari, Red) setelah enam bulan. Di Kediri bisa lebih cepat lagi. Mungkin tiga bulan," ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak menutup kemungkinan jika nantinya Citilink akan membuka penerbangan untuk rute lainnya.

Selain Citilink, maskapai penerbangan lainnya seperti Super Air Jet dan Batik Air juga sudah mendapatkan izin rute dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dua maskapai penerbangan di bawah Lion Air grup tersebut diketahui sudah mendapatkan izin rute penerbangan ke berbagai daerah di Indonesia.

Batik Air sudah mendapat izin rute penerbangan Kediri-Jakarta, Kediri-Bali, dan Kediri Palembang.

Kemudian Super Air Jet mendapat izin rute untuk Kediri-Banjarmasin, Kediri-Balikpapan, Kediri-Makassar, Kediri-Bali, dan Kediri Palembang.

Tetapi, hingga saat ini penerbangan dari dua maskapai tersebut masih belum jelas.

EDITOR: Hanny Suwindari