JawaPos.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto mengaku mendapat arahan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususnya dalam menghadapi tahun politik. Hal ini setelah Agus resmi dilantik Presiden Jokowi sebagai KSAD, menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
"Ada arahan dari Bapak Presiden dalam rangka tahun pemilu ini agar Angkatan Darat berkolaborasi dengan Polri dan semua elemen masyarakat lainnya untuk membuat situasi yang kondusif di semua wilayah yang ada di Indonesia. Tentunya kalau kita bekerja bersama-sama Insya Allah akan membuahkan hasil yang maksimal," kata Agus usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10).
Agus memastikan, pihaknya bersama Polri dan elemen masyarakat akan ikut serta mengamankan 820 ribu tempat pemungutan suara (TPS). Ia pun meyakini, Pemilu 2024 akan berjalan lancar dan aman.
Baca Juga: Profil Agus Subiyanto, KSAD Baru yang Dilantik Jokowi Gantikan Jenderal Dudung Abdurachman
"Sehingga pada saat pencoblosan dan lain-lain akan amanlah ya. Jadi kita tidak bekerja sendiri tentunya dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat bersama-sama untuk menciptakan kondusif di wilayah Indonesia," ujarnya.
Agus juga mengaku akan mengumpulkan seluruh Pangdam, untuk memaparkan terkait rencana kontijensi pada wilayah-wilayah yang rawan pada saat pemilu.
“Kalau kita di TNI tiap Kodam punya rencana kontijensi, setiap wilayah itu beda-beda. Mungkin kalau di Jakarta konflik sosial karena banyak demo, di Jabar kontijensinya bencana alam karena dekat dengan gunung merapi dan sebagainya. Jadi, para Pangdam nanti akan memaparkan ke saya tentang rencana kontijensi. Demikian juga tentang kerawanan-kerawanan pemilu," ucap Agus.
Selain itu, Agus juga menggaransi, TNI, khususnya TNI AD akan terus menjaga netralitasnya di tahun politik. "Kita akan netral," pungkas Agus.