JawaPos.com – A Long Winter membawa penonton ke kawasan pegunungan Colorado pada awal 1950-an, ketika sebuah keluarga harus menghadapi perubahan besar di tengah kehidupan yang serba terbatas.
Film yang disutradarai dan ditulis oleh Andrew Haigh, sosok di balik All of Us Strangers, dengan Fred Hechinger, Ebon Moss-Bachrach, Caitríona Balfe, dan Kit Connor sebagai pemeran utama.
Cerita berpusat pada Lester dan Louise serta dua putra mereka, Mike dan Tommy. Kehidupan keluarga tersebut mulai retak ketika Tommy pergi untuk bertugas dalam Perang Korea, sementara Louise yang telah lama bergulat dengan masalah alkohol semakin menunjukkan ketidakpuasannya terhadap kehidupan terpencil yang dijalaninya bersama suami.
Situasi semakin rumit hingga Louise menghilang setelah sebuah badai salju menerjang kawasan tempat mereka tinggal.
Mike, yang diperankan Fred Hechinger, kemudian menjadi salah satu pusat emosional film. Di tengah pencarian terhadap sang ibu, ia juga harus memahami dirinya sendiri serta hubungannya dengan ayah dan lingkungan di sekitarnya.
Kehadiran Jimmy, seorang pemuda lokal yang diperankan D’Pharaoh Woon-A-Tai, turut membuka sisi emosional dan ketertarikan yang selama ini sulit diungkapkan Mike.
Menurut Variety, A Long Winter merupakan karya yang sangat tenang dan cenderung austere, sehingga berpotensi membuat sebagian penonton merasa berjarak.
Namun, pendekatan tersebut justru menjadi bagian dari kekuatan film karena Haigh membangun cerita dengan kepercayaan diri yang tidak tergesa-gesa. Lanskap pegunungan yang luas dan suasana dingin turut memperkuat rasa terisolasi yang dialami para karakternya.
Film ini merupakan adaptasi bebas dari cerita pendek karya penulis Irlandia Colm Tóibín. Haigh memindahkan latar kisah dari Spanyol ke kawasan Rocky Mountains pada 1950-an, sekaligus mempertahankan fokus pada hubungan keluarga, kehilangan, dan pergulatan emosional.
A Long Winter juga menjadi tontonan yang mengeksplorasi bagaimana seseorang menghadapi perubahan ketika struktur keluarga yang selama ini dianggap stabil mulai runtuh.
Dengan pendekatan visual yang dingin dan ritme penceritaan yang perlahan, A Long Winter tampaknya lebih mengandalkan atmosfer serta emosi tersembunyi daripada konflik yang eksplosif.
Bagi penonton yang menyukai drama karakter dengan nuansa melankolis dan tema coming-of-age yang lebih dewasa, film terbaru Andrew Haigh ini menawarkan pengalaman sinematik yang intim sekaligus penuh kesunyian.