← Beranda
Konser HS Slank di Malang Pecah, Diserbu 30 Ribu Penonton dan Diwarnai Aksi Doa Bersama
Sabik Aji TaufanSenin, 20 April 2026 | 22.44 WIB
Konser Hey Slank X HS pecah di Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (19/4). (Istimewa)

 

JawaPos.com – Konser Hey Slank X HS pecah di Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (19/4) malam. Band yang digawangi Kaka itu berhasil membuat 30 ribu penonton berdendang di tengah keramaian.

Kehadiran Slank begitu disambut antusias oleh warga. Pasalnya, band tersebut terakhir manggung di wilayah berjuluk Kota Apel itu pada 2017 lalu.

“Kita ketemu hampir 10 tahun yang lalu di Lapangan Rampal ini, tahun 2017. Kita datang ditantang HS, katanya, orang-orang pemberani datang ke Rampal!” kata Kaka Slank.

Usai cerita dari atas panggung, lagu bertajuk Seperti Para Koruptor digeber. Sebelumnya, Slank sudah menggeber dengan I Miss U but I Hate U, Gara-Gara Kamu dan medley lagu Mars Slankers dan Punk Java yang jadi pembuka konser. Slank manggung mulai tepat pukul 22.00 WIB.

Konser ini turut dimeriahkan dengan kibaran bendera dengan simbol kupu-kupu khas Slank mengiringi setiap ritme lagu. Aneka bendera yang dikibarkan lengkap dengan tulisan daerah asal para Slankers. Sebut saja; Tulungagung, Malang, Indramayu, Tuban, Demak, Surabaya, Gresik, Jember, Banyuwangi.

Baca Juga: Patrick Vieira Ungkap Perbedaan Arsenal dan Manchester City: Bukan Soal Kualitas tapi Pengalaman

“Assalamualaikum! Malang apa Kabar! Mawar Merah (lagu) buat Kera Ngalam (Arek Malang, Red)!” sapa vokalis bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji itu.

Malam itu Slank tampil formasi lengkap: Kaka (vokal), Ridho (gitar), Abdee (gitar), Ivanka (bass) dan Bimbim (drum).

Dalam konser ini, Slank juga mengajak puluhan ribuan Slankers yang hadir untuk berdoa bersama untuk Muhammad Suryo yang belum lama ini mengalami kecelakaan.

“Bulan puasa kemarin, sahabat kita Haji Suryo (owner HS) mengalami kecelakaan yang mengakibatkan istrinya Hj. Anis Syarifah meninggal dunia. Saat ini, Haji Suryo dalam keadaan sakit, kita doakan cepat sembuh. Arwah istrinya diterima Yang Maha Kuasa, dilapangkan kuburnya” drummer Slank, Bimbim.

Usai mengajak Slankers berdoa, lagu Bimbim Jangan Menangis digeber. Lagu dengan tempo lambat itu jadi emosional tersendiri bagi Bimbim. Dia vokalis di lagu itu. Bunda adalah Iffet Veceha Sidharta, yang tak lain adalah ibunda Bimbim, meninggal pada April 2025 alias 1 tahun silam.

“Alhamdulillah, Slank bisa balik ke Malang. Provokatornya adalah HS! Lapangan Rampal ini yang gede ini kurang gede untuk Jawa Timur, mari kita doakan HS agar bisa datang lagi ke Jawa Timur ke tempat yang lebih besar lagi. Malam ini, kita ngasih liat ke orang-orang, kita berani beda!” tutup Kaka Slank.

EDITOR: Sabik Aji Taufan