JawaPos.com - The Icon Indonesia telah selesai melakukan proses audisi sejak penghujung tahun 2025 lalu. Dari banyak sekali orang yang ikut audisi, kini mengerucut menjadi 24 peserta yang akan bersaing secara sengit, dan persaingan ini akan disiarkan secara live di SCTV mulai Senin, 13 April 2026.
The Icon Indonesia menyasar para peserta dari kalangan usia muda antara usia 14 sampai 25 tahun. Ada alasan kuat kenapa sengaja dicari bibit-bibit potensial dari anak-anak muda.
"Usia muda adalah usia yang sangat mudah untuk dibentuk. Fase dimana mereka menemukan karakteristik vokal yang pas," kata Banardi Rachmad selaku Deputy Director Programming SCTV dalam jumpa pers di bilangan Senayan Jakarta, belum lama ini.
Terkait tantangan membagi waktu mereka sekolah dan berkompetisi di ajang The Icon Indonesia, Banardi menegaskan tidak akan membuat para peserta kerepotan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Baca Juga: Rachel Vennya Keluar Uang Miliaran, Kuasa Hukum: Tidak Adil Okin Ambil Rumah Itu Lagi
"Untuk teknis mereka sekolah dan segala macam, sudah banyak juga kita melakukan seperti ini sebelumnya. Kita menyesuaikan dengan apa yang mereka hadapi, kita berusaha memudahkan mereka, kita diskusi, dan so far tidak ada masalah," ungkapnya.
The Icon Indonesia merupakan ajang pencarian bakat menyanyi pop untuk menemukan dan membentuk musisi ikonik masa depan.
Pertarungan sengit 24 peserta akan dimulai pada hari Senin, 13 April 2026 mendatang dalam "The Duel Top 24" yang terbagi menjadi dua grup yaitu Grup A dan Grup B, masing-masing grup terdiri dari 12 peserta.
Setiap episode "The Duel Top 24" akan mengeliminasi 2 orang peserta yang ditentukan dari hasil penilaian juri. Pemirsa juga dapat memberikan hadiah kepada peserta melalui Koin Virtual Gift melalui aplikasi Vidio.
Memasuki babak "Top 14 Final", satu finalis yang akan tersingkir dari setiap grup.
Persaingan penuh gengsi The Icon Indonesia dipastikan akan semakin memanas pada babak "Top 10 Final".
Perolehan koin virtual gift tertinggi dapat menyelamatkan 1 finalis yang berada di zona merah dan sekaligus memastikan lolos ke babak berikutnya.
Kompetisi The Icon Indonesia juga menghadirkan babak "The Recall" yang menjadi peluang emas bagi 8 finalis yang telah tereliminasi untuk memperebutkan dua tiket tambahan menuju babak "The Final Top 8" yang juga ditentukan melalui perolehan koin virtual gift tertinggi.
Koin virtual gift masih terus dibuka hingga babak "Grand Final" serta penentuan Juara The Icon Indonesia.
3 pemenang The Icon Indonesia mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah dan kontrak eksklusif dengan label musik Trinity Optima.
"Penyandang gelar juara The Icon Indonesia dipastikan akan mendapat kontrak eksklusif dengan label musik Trinity," tandas Banardi Rachmad.
Ada 8 ikon musik Indonesia dari lintas generasi duduk di kursi juri ajang pencarian bakat The Icon Indonesia. Mereka adalah Ahmad Dhani, Titi DJ, Isyana Sarasvati, Afgan, Andien, Ardhito Pramono, Adrian Khalif, dan Uan Kaisar.
Baca Juga: Ahmad Dhani Bongkar Rahasia Sukses Dewa 19 di Hadapan Para Peserta The Icon Indonesia
Adapun musisi, penulis lagu, sekaligus penyanyi ternama Rieka Roslan dipercaya sebagai vocal coach yang akan mengasah kemampuan vokal para peserta. Sedangkan Geri Krisdianto yang akrab disapa Aa Gege bertugas sebagai koreografer untuk memperkuat performa panggung para peserta.