JawaPos.com - Jepang adalah negara yang kaya akan cerita rakyat dan urban legend yang menakutkan sekaligus menarik.
Urban legend ini biasanya mengandung unsur misteri, hantu, atau fenomena supranatural yang membuatnya terus dikenang dan diceritakan secara turun-temurun.
Cerita-cerita ini juga sering menjadi inspirasi film, manga, hingga acara televisi horor di Jepang maupun internasional.
Di antara berbagai urban legend, berikut tiga urban legend Jepang yang paling terkenal, yaitu:
Baca Juga: 5 Tips Cerdas Membuat Orang Lain Sependapat Tanpa Harus Bersikap Memaksa, Menurut Psikologi
- Kuchisake-onna: Wanita Bermulut Sobek
Legenda Kuchisake-onna mulai menyebar di Jepang pada tahun 1970-an dan langsung menarik perhatian karena kisahnya yang menyeramkan dan cukup unik.
Melansir laman Yokai.com, Kuchisake-onna berarti “Wanita Mulut Sobek”. Konon, ia adalah hantu seorang wanita yang dulu dianiaya oleh suaminya yang cemburu dan mulutnya disobek dari telinga ke telinga.
Menurut cerita, wanita ini muncul di jalanan saat malam hari mengenakan masker bedah dan akan menghampiri orang yang ditemuinya.
Dia akan menanyakan, “Apakah aku cantik?” Jika korban menjawab iya, dia akan melepas maskernya dan menunjukkan mulutnya yang sobek lebar, lalu bertanya hal yang sama lagi.
Jika korban ketakutan atau menjawab tidak, Kuchisake-onna akan menyerang mereka dengan gunting besar yang selalu dibawanya.
Beberapa versi cerita bahkan mengatakan dia bisa berjalan sangat cepat dan sulit ditangkap.
Kisah ini menjadi sangat populer dan tersebar luas di kalangan pelajar dan masyarakat umum, bahkan menjadi peringatan agar anak-anak tidak berkeliaran sendirian di malam hari.
Urban legend ini juga menginspirasi banyak adaptasi dalam film horor Jepang.
- Teke-Teke: Hantu Wanita Setengah Badan
Urban legend Teke-Teke adalah salah satu yang paling mengerikan di Jepang.
Melansir laman WikiHow, nama “Teke-Teke” berasal dari suara yang dibuat oleh hantu ini saat menyeret tubuhnya di lantai karena ia kehilangan bagian bawah tubuhnya akibat kecelakaan kereta api.
Cerita menyebutkan bahwa Teke-Teke dulunya adalah seorang gadis muda yang tertabrak kereta api dan tubuhnya terbelah menjadi dua.
Setelah meninggal, arwahnya menjadi hantu yang menyeramkan, berjalan dengan cepat menggunakan tangan dan tangan saja, mengejar korbannya dengan suara “teke-teke” yang khas.
Jika ia berhasil menangkap seseorang, biasanya akan memotong tubuh korban di bagian pinggang menjadi dua, sama seperti dirinya.
Legenda ini dipercaya muncul pada era 1980-an dan banyak diceritakan di sekolah-sekolah sebagai cerita horor yang membuat bulu kuduk berdiri.
Teke-Teke juga menjadi subjek berbagai film horor dan cerita rakyat Jepang.
- Hanako-san: Hantu Toilet Sekolah
Hanako-san adalah urban legend yang sangat populer di kalangan pelajar Jepang.
Melansir laman WikiHow, Hanako-san dipercaya sebagai hantu gadis kecil yang menghuni toilet sekolah, khususnya di toilet nomor tiga di lantai tiga.
Cerita mengatakan jika seseorang mengetuk pintu toilet tiga kali dan memanggilnya, Hanako-san akan muncul.
Menurut legenda, Hanako-san adalah arwah seorang gadis yang meninggal secara tragis di toilet sekolah.
Dia suka menakuti siswa yang memanggilnya dan terkadang bahkan bisa menyeret mereka ke dunia lain.
Cerita ini sering diceritakan sebagai peringatan agar siswa tidak bermain-main di toilet saat sepi atau malam hari.
Hanako-san menjadi simbol dari urban legend sekolah yang melambangkan ketakutan anak-anak terhadap hal-hal gaib dan misteri yang ada di sekitar mereka.