← Beranda
4 Deretan Film Terbaru Davina Karamoy, Dari Horor Menyeramkan Hingga Thriller Penuh Ketegangan
Ami SulistiaKamis, 28 Agustus 2025 | 19.48 WIB
Aktris Davina Karamoy. (Instagram @davinaakaramoy)

JawaPos.com - Davina Karamoy semakin bersinar di dunia hiburan Tanah Air lewat deretan film terbaru yang rilis beberapa tahun belakangan termasuk yang baru akan tayang.

Lahir pada 17 Agustus 2002, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, Davina merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Menariknya, hampir semua saudara Davina adalah anak kembar. 

Kakaknya, Allesandrio Reinhard dan Allesandro Reynard, merupakan sepasang kembar identik. Begitu pula dengan adiknya, Serafina Belacia dan Winona Elysia.

Davina sebenarnya juga memiliki saudara kembar, namun takdir berkata lain. Dua janin kembarannya tidak berkembang, sementara dua lainnya meninggal saat dilahirkan. Hanya Davina seorang yang berhasil selamat.

Perjalanan Davina di dunia hiburan dimulai pada 2018 lewat sinetron Tukang Ojek Pengkolan. Dari situlah namanya perlahan menanjak hingga dipercaya membintangi berbagai peran lintas genre. 

Davina pernah tampil sebagai Asti di film Di Bawah Umur (2020), Dina di Geez & Ann (2021), Alea di The Other Side (2022), Hana di Ratu Dansa (2022), hingga Sarah di Jin & Jun (2023).

Namun, popularitasnya benar-benar meningkat lewat perannya sebagai Rani di drama Ipar Adalah Maut (2024) karya Hanung Bramantyo.

Film tersebut sukses mencetak lebih dari 4,7 juta penonton dan masuk dalam daftar 10 besar film Indonesia terlaris.

Berani Coba Peran berbeda

Davina Karamoy kini semakin dikenal sebagai salah satu aktris muda berbakat di Indonesia. Dari awal karir sampai sekarang, Davina sudah banyak mencoba peran berbeda. Mulai dari drama romantis, cerita keluarga yang penuh konflik, sampai film horor yang menegangkan. 

Keberaniannya mengambil peran-peran menantang inilah yang membuat Davina selalu berhasil menarik perhatian penonton.

Hal ini menunjukkan bahwa dirinya tidak hanya mengandalkan popularitas, tetapi juga serius mengembangkan kemampuan akting.

Film-film yang dibintangi Davina juga semakin beragam dan sukses di pasaran. Setiap proyeknya selalu memberi warna baru, sehingga penonton bisa melihat berbagai sisi dari aktingnya. 

Beberapa film bahkan berhasil mencetak jutaan penonton dan masuk daftar film Indonesia terlaris. Dengan pencapaian itu, Davina dinilai punya potensi besar untuk terus bersinar dan menjadi salah satu aktris yang berpotensi mendominasi industri perfilman tanah air.

Davina Karamoy semakin menunjukkan kemampuannya sebagai aktris muda yang penuh talenta.  Berikut deretan film terbaik yang pernah dibintangi Davina Karamoy

1. Perawengan (2024)

Film horor ini jadi salah satu titik balik karier Davina. Mencapai 114.042 Penonton di hari pertama penayangannya, film Perawengan menghadirkan kisah horor keluarga yang penuh misteri.

Ceritanya berpusat pada Maya (Davina Karamoy) dan adiknya Wulan, yang hidup bersama ibu mereka, Sudarsih (Ully Triani), pemilik rumah makan sukses.

Namun, kebahagiaan keluarga itu hancur saat Sudarsih mulai bersikap aneh seperti kerasukan dan tak lagi berbicara.

Sang ayah, Taryadi (Dian Sidik), yang tak sanggup menanggung tekanan, akhirnya kehilangan kewarasannya hingga bunuh diri secara tragis.

Setelah itu, Maya mulai menghadapi teror mencekam. Sang ibu yang tiba-tiba bisa berbicara kembali justru berubah semakin menyeramkan.

Maya pun menemukan fakta bahwa ibunya terikat dengan perjanjian gaib perewangan yang diwarisi dari sang kakek, Wikarto (Andy /Rif).

Demi kekayaan, Sudarsih harus memberikan tumbal dari keluarga sendiri, dan kini nyawa Maya serta adiknya menjadi incaran. Dalam kondisi tersebut, Maya berjuang untuk melawan kutukan mengerikan yang meneror keluarganya.

Sebagai pemeran utama, Davina Karamoy tampil kuat sebagai Maya, seorang anak yang terjebak dalam rahasia kelam keluarga dan harus menghadapi ancaman dari ibunya sendiri.

Film ini memperlihatkan totalitas akting Davina, sekaligus menjadi performa akting horornya yang mengesankan.

2. Ipar Adalah Maut (2024)

Film Ipar Adalah Maut (2024) menjadi salah satu karya yang melambungkan nama Davina Karamoy di dunia hiburan.

Dalam film produksi Hanung Bramantyo ini, Davina berperan sebagai Rani, seorang perempuan yang terjebak dalam konflik rumah tangga penuh intrik, perselingkuhan, dan drama keluarga yang sarat emosi.

Cerita bermula dari Kehidupan rumah tangga Nisa dan Aris awalnya penuh kebahagiaan. Mereka dikenal sebagai pasangan ideal, dikaruniai seorang putri bernama Raya.

Namun badai mulai datang ketika adik kandung Nisa, Rani, harus tinggal bersama mereka selama kuliah. 

Niat baik untuk menjaga Rani justru berbalik menjadi petaka. Rani diam-diam menaruh perasaan pada Aris, kakak iparnya. Seiring waktu, hubungan terlarang antara Rani dan Aris pun terjalin.

Nisa yang awalnya tidak menaruh curiga mulai menemukan kejanggalan dalam sikap suaminya.

Hingga akhirnya, Nisa harus menelan kenyataan pahit bahwa suaminya berselingkuh dengan adik kandungnya sendiri. Pengkhianatan ganda itu menghancurkan kepercayaan dan kebahagiaan yang selama ini Nisa jaga.

Adu akting antara Davina Karamoy dan para pemain lainnya sukses membuat penonton terbawa emosi.

Lewat perannya sebagai Rani, Davina menunjukkan totalitas luar biasa dalam memerankan sosok perebut suami orang (pelakor). 

Davina mampu menampilkan karakter secara meyakinkan dari adik polos yang penuh kekaguman, berubah menjadi perempuan yang tega mengkhianati kakak kandungnya sendiri.

Davina juga berhasil memperlihatkan sisi emosional yang kompleks dari kasih sayang, godaan cinta terlarang, hingga kepedihan dan amarah yang mendalam.

Penampilannya membuat konflik keluarga dalam film ini terasa semakin nyata dan menegangkan. Film ini bukan hanya populer, tapi juga berhasil mencatat lebih dari 4,7 juta penonton, menjadikannya salah satu film Indonesia terlaris tahun itu.

3. Dendam Malam Kelam (2025)

Film Dendam Malam Kelam karya sutradara Danial Rifki menghadirkan cerita penuh ketegangan dengan plot twist mengejutkan.

Film ini diadaptasi dari thriller Spanyol El Cuerpo (The Body) (2012) dan dibintangi Arya Saloka, Davina Karamoy, hingga Luna Maya.

Kisahnya berpusat pada Jefri, seorang dosen yang merasa tertekan dalam rumah tangganya bersama Sofia, istri sekaligus pengusaha sukses.

Di tengah rasa rendah diri itu, Jefri justru terjerat hubungan gelap dengan mahasiswinya, Sarah (Davina Karamoy). 

Sarah digambarkan sebagai sosok perempuan penuh pesona namun juga ambisius, yang pada akhirnya mendorong Jefri untuk melakukan tindakan nekat merencanakan pembunuhan terhadap istrinya.

Namun, rencana itu berubah menjadi teka-teki menyeramkan ketika jasad Sofia tiba-tiba hilang dari kamar jenazah.

Sebagai Sarah, Davina Karamoy tampil totalitas memerankan sosok pelakor yang penuh intrik.

Dengan auranya yang elegan namun licik, Davina berhasil membawa penonton ikut merasakan gejolak cinta terlarang yang bercampur dengan ambisi dan ketakutan.

Karakter Sarah yang manipulatif terasa begitu hidup berkat ekspresi emosional Davina yang kuat, menjadikannya salah satu pusat perhatian dalam film ini.

Dikutip dari podcast YouTube @Deddy Corbuzier, Davina mengatakan, “Susah banget memainkan peran Sarah di film Dendam Malam Kelam.

Rasanya beda dengan film sebelumnya sebagai pelakor. Dari semua film yang pernah aku mainkan, ini yang paling aku suka, apalagi aku memang senang dengan genre crime mystery,” ujarnya.

4. Kang Soleh from Kang Mak x Nenek Gayung (2025 – Coming Soon) 

Film horor-komedi terbaru Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 25 September 2025.

Sebagai spin off dari Kang Mak from Pee Mak (2024) yang sebelumnya meraih kesuksesan besar, film ini disutradarai oleh Herwin Novianto dan memadukan elemen horor dengan komedi absurd yang khas dan menghibur.

Dalam film ini, Davina Karamoy memerankan Dara Gonzales, cinta lama dari tokoh utama, Solah Vincenzio (Rigen Rakelna).

Kehadiran Dara menghadirkan dinamika baru dalam cerita, penuh dengan konflik dan intrik yang sekaligus menimbulkan tawa dan ketegangan.

Film ini menceritakan Solah Vincenzio (Rigen Rakelna) yang pulang ke kampung halamannya, namun justru dikira setan. 

Kehidupannya semakin rumit saat cinta lamanya, Dara Gonzales (Davina Karamoy), hendak menikah dengan adik Solah, Iqbal (Kenzy Taulany).

Rencana pernikahan itu pun berantakan di tengah teror hantu Nenek Gayung (Asri Welas). Bersama teman-temannya, Solah harus menghadapi bahaya sambil mencoba menyelamatkan Dara.

Peran Davina sebagai Dara Gonzales menambah warna baru dalam film ini. Sebagai sosok cinta lama Solah, Davina tampil menawan sekaligus penuh chemistry dengan Rigen.

Pembawaannya yang hangat dan ekspresif membuat adegan romance di tengah ketegangan horor terasa hidup dan menyenangkan. 

Selain cerita, film ini juga menghadirkan lagu lawas Senyum Membawa Luka milik mendiang Meggy Z yang diaransemen ulang dan dibawakan para pemain, menambah keseruan dan nuansa komedi dalam film.

Kehadiran Davina juga memperkuat unsur drama romance dalam film horor komedi ini, menjadikannya salah satu film terbaik yang memperlihatkan sisi akting muda dan totalitasnya.  

EDITOR: Bayu Putra