← Beranda

10 Film Indonesia Remake dari Korea, Terbaru Panggil Aku Ayah!

Fitriyani JPSabtu, 21 Juni 2025 | 06.16 WIB
IMDB

JawaPos.com - Populernya produk hiburan dari Korea Selatan membuat banyak produser dan sineas dalam negeri membuat film yang diadaptasi dari serial drama atau film Korea. Sepuluh film Indonesia remake dari Korea ini adalah contohnya. 

Melakukan remake atau adaptasi film dari negara lain untuk dijadikan film dalam negeri adalah praktik yang umum dilakukan oleh banyak sineas di berbagai negara. Termasuk Indonesia. 

Melansir Cinepoint dan IMDB, berikut ini adalah 10 film Indonesia remake Korea yang berhasil melokalkan budaya Korea di dalam film ke budaya Indonesia. 

1. Sweet 20 (2017)

Dibintangi oleh Niniek L Karim, Cut Mini, Lukman Sardi dan Tatjana Saphira, film ini berhasil meraih 1.044.045 selama masa penayangannya di bioskop. Diadaptasi dari film hits dari Korea berjudul Miss Granny (2014).

Baca Juga: Akui Menangis Setiap Malam saat Suaminya Wajib Militer, Gong Hyo Jin Siap Pindah ke Amerika untuk Hidup bersama Kevin Oh

Film ini bercerita tentang Fatma, seorang perempuan 70 tahun yang cerewet dan suka mengatur segala hal. Ia tinggal bersama anak, menantu, dan kedua cucunya. Suatu hari, setelah bertengkar dengan menantunya, Fatma pergi ke sebuah studio foto untuk membuat foto kenangan yang dipajang saat dirinya meninggal nanti. 

Siapa sangka, keesokan harinya Fatma mendapati dirinya kembali ke usia 20-an. Setelah hilang rasa kagetnya, Fatma mulai menjalani hidup sebagai gadis 20-an tanpa tanggung jawab apapun. Dia bebas meraih mimpinya sebagai penyanyi yang dulu sulit diwujudkan. 

2. Sunyi (2019) 

Selanjutnya ada film horor yang dibintangi oleh Angga Yunanda dan Amanda Rawles yang diadaptasi dari film Korea Whispering Corridors (1998). Film ini berhasil meraup 413.256 penonton.

Baca Juga: Anak Rossa Lulus SMA, Siap jadi Mahasiswa Sospol di Universitas Padjadjaran Bandung

Sunyi akan mengisahkan tentang Alex yang baru saja memulai kehidupannya sebagai siswa baru di SMA Abdi Bangsa. Sayangnya di sekolah itu dia banyak menemui hal tak menyenangkan. Seperti senioritas, kekerasan mental, bahkan perundungan secara fisik. 

Alex berteman dengan seorang siswi misterius bernama Maggie yang selalu berada di sekitar Alex. 

3. Bebas (2019)

Diadaptasi dari film Sunny (2019), film garapan Mira Lesmana dan Riri Riza ini membawa kembali kenangan para remaja era 90-an. Film yang dibintangi Marsha Timothy ini berhasil meraih 513.521 penonton 

Berkisah tentang Vina, siswi pindahan asal Sumedang yang menemukan teman-teman sejati di sekolah barunya di Jakarta. Bersama geng Bebas, Vina menemukan indahnya dunia remaja yang penuh mimpi dan cita-cita, juga manisnya cinta pertama. 

Sayangnya, sebuah tragedi membuat geng Bebas harus terpisah selama bertahun-tahun. 20 tahun lebih kemudian, Vina mendapati bahwa salah satu sahabatnya di Geng Bebas sakit keras. Vina pun berusaha mencari dan mengumpulkan semua anggota geng Bebas untuk memenuhi permintaan terakhir sahabatnya sebelum meninggal. 

4. Miracle In Cell No.7 (2022)

Merupakan film Indonesia remake Korea yang paling sukses dengan mengumpulkan 5.852.916 penonton selama penayangannya di bioskop. Film yang diadaptasi dari box office Korea berjudul sama yang tayang di tahun 2013. 

Kesuksesan film ini membuat sekuelnya dirilis yakni 2nd Miracel in Cell No 7 (2024) dan berhasil meraup 1.905.977 untuk film keduanya. 

Filmnya sendiri berkisah tentang seorang pria bernama Dodo yang mengidap keterbelakangan mental. Dia dituduh melakukan pelecehan dan pembunuhan pada anak di bawah umur. 

Perjuangan Dodo membuktikan dirinya tak bersalah tidak membuahkan hasil. Iapun menjalani hari-hari terakhirnya di penjara bersama putri semata wayangnya, Kartika. 

Berkat bantuan para teman-teman narapidana dan juga kepala penjara yang baik hati, Dodo bisa merasa bahagia menghabiskan waktu bersama sang buah hati sebelum menjalani eksekusi mati. 

5. Kalian Pantas Mati (2022)

Diadaptasi dari film Mourning Grave (2014), film yang dibintangi Emir Mahira dan Zee JKT48 ini berhasil mendapat 263.525 penonton. 

Kalian Pantas Mati berkisah tentang seorang remaja bernama Raka yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan arwah. Ketika dia pindah sekolah ke kampung halaman orangtuanya, Raka harus berhadapan dengan roh pendendam yang mengancam nyawa anak-anak di sekolahnya. 

6. My Sassy Girl (2022)

Diadaptasi dari komedi romansa legendaris asal Korea yang dibintangi Cha Tae Hyun dan Jun Ji Hyun di tahun 2001, film ini hanya mampu mendapat 150.024 selama masa penayangannya di bioskop. 

Dibintangi oleh Jefri Nichol dan Tiara Andini, film ini bercerita tentang Gian yang hendak pergi ke rumah tantenya, namun terjebak dalam situasi dimana dia harus mengurus gadis mabuk bernama Sisi.

7. Hello Ghost (2023)

Diadaptasi dari film Korea berjudul sama yang rilis di tahun 2010, film ini mengambil genre horor komedi dan drama keluarga. Dibintangi oleh Onadio Leonardo, Indro Warkop, Tora Sudiro, dan Hesti Purwadinata. Hello Ghost versi Indonesia mendapat 613.212 penonton di bioskop.

Bercerita mengenai seorang pria kesepian bernama Kresna yang mencoba bunuh diri berkali-kali namun gagal. Pada percobaan bunuh diri yang gagal untuk kesekian kalinya, Kresna malah ketempelan 4 hantu dengan karakter berbeda. 

Ada hantu wanita yang selalu menangis, ada hantu anak kecil, hantu kakek-kakek mesum, hingga hantu bapak-bapak yang suka merokok.

Hidup Kresna berubah jadi lebih sulit, namun dia tak pernah lagi merasa kesepian. 

8. My Annoying Brother (2024)

Diadaptasi dari film berjudul sama yang rilis tahun 2016. FIlm yang dibintangi oleh Vino G Bastian dan Angga Yunanda ini berhasil meraup 269.973 penonton. 

Bercerita tentang Kemal, atlet judo nasional yang mengalami cidera saat bertanding hingga membuatnya buta. Jay, kakaknya yang selama ini dipenjara memohon keringanan agar diijinkan pulang untuk merawat adiknya. 

Dinamika kehidupan kakak beradik yang selalu bertengkar namun saling menyayangi tergambar jelas di film ini. 

9. A Business Proposal (2025)

Film Indonesia remake Korea yang satu ini cukup kontroversial dan sempat mengalami cancel culture karena blunder yang dilakukan salah satu pemainnya. Akibatnya, film yang diadaptasi dari drakor Business Proposal (2022) ini hanya mendapat 20.874 penonton saat tayang di bioskop. 

Dibintangi oleh Ariel Tatum dan Abidzar Al Ghifari, film ini akan bercerita mengenai seorang analis makanan di perusahan Bowo Foods bernama Sari. Keluarga Sari terlilit hutang cukup besar hingga dia rela melakukan apa saja untuk mendapat uang, termasuk menggantikan temannya untuk hadir di acara kencan buta. 

Siapa sangka, teman kencan buta tersebut adalah atasan Sari di Bowo Foods. Sari harus berusaha menyembunyikan identitasnya di kantor agar tak ketahuan oleh sang bos. 

10. Panggil Aku Ayah (2025)   

Film yang diadaptasi dari film Pawn (2020) ini akan tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 7 Agustus mendatang. Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Boris Bokir, Tissa Biani dan Myesha Lin.

Filmnya akan bercerita tentang Dedi dan Tatang yang bekerja sebagai penagih hutang. Suatu hari mereka mengambil seorang anak bernama Intan sebagai jaminan hutang. Akan tetapi orangtua Intan tak pernah muncul untuk melunasi hutangnya. 

Intan pun terjebak tinggal bersama Tatang dan Dedi, lama kelamaan mereka tumbuh menjadi keluarga yang hubungannya lebih dekat daripada ikatan darah. 

EDITOR: Hanny Suwindari