JawaPos.com – Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026, bahkan mampu memperlebar keunggulan poin pada putaran terakhir di Sachsenring.
Namun, pembalap Aprilia itu mengakui posisinya belum sepenuhnya aman karena performanya terus mengalami penurunan dalam beberapa balapan terakhir.
Berikut 5 hambatan utama yang dihadapi Martin meski masih berada di puncak klasemen, seperti dilansir dari laman The Race pada Kamis (16/7).
1. Kecepatan Balap Terus Mengalami Penurunan
Martin mengakui dirinya kesulitan mempertahankan kecepatan seperti pada awal musim. Ia menilai posisi di puncak klasemen hanya bersifat sementara apabila tidak segera menemukan solusi. Menurutnya, hasil balapan belakangan ini tidak cukup untuk mempertahankan peluang menjadi juara dunia.
2. Setelan Motor Aprilia Belum Memberikan Performa Terbaik
Martin merasa pengaturan motor saat ini berbeda jauh dibandingkan konfigurasi yang digunakan pada awal musim. Ia mengungkapkan lebih nyaman dengan setelan yang dipakai di Austin, Brasil, dan Le Mans. Karena itu, Aprilia berencana mengevaluasi kembali perubahan yang dilakukan sepanjang musim.
3. Kendali Bagian Depan Motor Menjadi Kelemahan Utama
Martin mengaku kesulitan mengendalikan bagian depan RS-GP dalam beberapa seri terakhir. Kondisi tersebut membuatnya kehilangan kendali ketika berusaha meningkatkan kecepatan di lintasan. Ia menilai masalah tersebut menjadi salah satu penyebab utama menurunnya daya saingnya.
4. Cedera dan Rangkaian Kecelakaan Memengaruhi Performa
Martin tidak menampik bahwa sejumlah kecelakaan, termasuk insiden di Barcelona dan Balaton, berdampak terhadap penampilannya. Ia juga sempat mengalami masalah pada punggung yang diduga memengaruhi performa di beberapa balapan berikutnya. Meski demikian, Martin menegaskan persoalan utamanya saat ini lebih berkaitan dengan keterbatasan motor daripada rasa percaya diri.
5. Persaingan Gelar Semakin Ketat dari Para Rival
Martin mengakui para pesaingnya tampil lebih konsisten dibandingkan dirinya dalam beberapa putaran terakhir. Marc Marquez berhasil memangkas selisih poin secara signifikan, sementara Ai Ogura dan Raul Fernandez beberapa kali tampil lebih kompetitif. Situasi tersebut membuat Martin dan Aprilia harus segera menemukan solusi selama jeda musim agar tetap mampu mempertahankan posisi puncak klasemen.
***