← Beranda
Ibaratkan Menekuni Balap Motor Seperti Berinvestasi di Kripto, Jorge Lorenzo: Jangan FOMO!
Banu AdikaraKamis, 6 November 2025 | 17.17 WIB
Jorge Lorenzo. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Pembalap MotoGP Jorge Lorenzo baru-baru ini sempat berbicara mengenai bagaimana ia menyampaikan pesan dan tips kepada pembalap pemula yang ingin serius terjun ke dunia balap motor paling bergengsi di dunia tersebut. Ia menegaskan bahwa layaknya cabang olahraga lain, dunia balap motor bukanlah tren semata yang tidak membutuhkan konsistensi dan komitmen tingkat tinggi.

Peraih tiga gelar juara dunia itu menuturkan bahwa ia mengibaratkan memulai karir di dunia balap setali tiga uang dengan berinvestasi di dunia kripto.

"Jika berbicara mengenai apa yang harus kita mulai, ini hampir sama dengan apa yang saya sampaikan ke pembalap pemula. Mulai dengan kepala yang dingin, pelajari fundamentalnya, dan jangan terganggu dengan viralitas yang terjadi seperti FOMO (Fear Of Missing Out)," ujar Jorge dalam interview-nya bersama Exchange Universal (UEX) Bitget.

Baca Juga: Usai Bercerai, Baim Wong Akui Lebih Tenang dan Temukan Passion Baru di Dunia Film

 

Tak hanya soal bagaimana memulai, praktik dalam menjalankannya pun memiliki kemiripan.

Jorge menilai, baik balap motor maupun kripto membutuhkan naluri memanfaatkan momentum yang sangat singkat untuk bisa membalikkan keadaan.

"Sebagai pembalab, saya selalu percaya akan presisi, ketepatan waktu, dan strategi yang tepat. Hasil yang baik di lintasan terbentuk melalui waktu, insting, dan kemampuan memaksimalkan potensi. Saat kamu berada di lintasan, sepersekian detik dapat merubah segalanya. Hal yang sama juga berlaku ketika kamu berinvestasi di kripto," katanya.

Baca Juga: Cetak Gol Perdana Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025, Zahaby Gholy Disanjung Pelatih Persija Jakarta

 

Dalam konteks dunia olahraga secara global, Jorge juga memberikan pendapat bahwa pelaku industri kripto harus tetap konsisten untuk melakukan kemitraan dengan industri olahraga agar bisa lebih memahami profil risiko keuangan para fans dan komunitas olahraga.

"Saya melihat saat ini antara olahraga dan kripto jauh lebih terkoneksi dibandingkan beberapa tahun lalu. Saat ini fans tidak lagi hanya melihat logo di baju atau racepack yang kita gunakan. Mereka ingin lebih dari itu. Pengalaman, keterlibatan, dan koneksi yang jauh lebih dalam lagi. Kripto telah memperlihatkan cara baru bagaimana menjadibagian dari hal tersebut," tutup Jorge.

EDITOR: Banu Adikara