JawaPos.com – Manajer umum Ducati, Gigi Dall'Igna, menegaskan pentingnya perubahan pengaturan signifikan pada motor GP25 milik Pecco Bagnaia saat tampil di MotoGP Hungaria 2025.
Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan diri sang juara dunia dua kali dalam menguasai aspek-aspek normal motor.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (28/8), Bagnaia mengalami salah satu akhir pekan terburuk musim ini di Balaton Park.
Bagnaia gagal lolos dari Q1 untuk pertama kalinya, hanya finis di posisi ke-13 pada sprint, dan kemudian menutup balapan utama dengan berada di urutan kesembilan. Situasi ini mempertegas kesulitannya dalam mengatasi bagian depan motornya.
Sepanjang akhir pekan, Ducati melakukan serangkaian perubahan radikal pada setelan GP25. Upaya itu mulai menunjukkan hasil menjelang balapan utama, dengan Bagnaia menyebut bahwa dirinya kembali menemukan perasaan yang selama ini hilang di atas motor.
Dalam keterangannya, Dall’Igna menilai aspek terpenting bukanlah hasil balapan, melainkan sensasi yang didapat Bagnaia setelah perubahan setelan. Ia menekankan bahwa pembalap asal Italia itu kini harus membiasakan diri kembali dengan hal-hal normal yang sebelumnya terhambat konfigurasi lama.
Dall’Igna menegaskan pihaknya tetap percaya penuh pada Bagnaia. Ia menyebut tahap selanjutnya sangat penting untuk memastikan arah pengembangan motor sudah tepat, sehingga hasil optimal dapat segera terlihat dalam seri-seri berikutnya.
Terobosan ini muncul setelah ketegangan antara Bagnaia dan Ducati usai MotoGP Austria, ketika Bagnaia menyatakan frustrasi dengan merek tersebut. Namun, di Hungaria ia menarik kembali komentarnya dan menegaskan kepercayaannya terhadap proyek Ducati.