JawaPos.com – Francesco Bagnaia mengalami kesulitan pada Sprint MotoGP Hungaria setelah hanya mampu finis di posisi ke-13.
Sirkuit Balaton Park yang sempit dan teknis kembali menyoroti masalah pengereman serta masuk tikungan yang telah mengganggu musim 2025 milik pembalap Ducati Lenovo tersebut.
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (24/8), Bagnaia memulai balapan dari posisi ke-15 setelah kualifikasi yang tidak memuaskan. Meski mampu naik dua posisi karena insiden yang melibatkan Fabio Quartararo, Pedro Acosta, dan Enea Bastianini, juara dunia dua kali itu tetap gagal menembus sepuluh besar.
Sementara itu, rekan setimnya, Marc Marquez, memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 13 balapan dengan dominasi penuh.
Usai Sprint, Bagnaia mengakui kondisi saat ini sangat sulit. Ia menekankan bahwa dirinya bersama tim Ducati tengah berupaya menemukan solusi.
Menurut Bagnaia, perubahan signifikan pada pengaturan motor yang dilakukan pada Sprint dapat menjadi awal untuk perbaikan performa di balapan selanjutnya.
Baca Juga: Honda Raih Hasil Sprint Terbaik pada Motogp Hungaria 2025 Berkat Penampilan Luca Marini dan Joan Mir
“Dari posisi ke-15 grid, comeback nyaris mustahil. Maka kami coba ubah set-up secara radikal. Setelah beradaptasi dua hingga tiga lap, saya bisa mengerem lebih keras, meski kesulitan muncul di area lain,” ujar Bagnaia seperti dikutip pada Crash.
Bagnaia menegaskan meskipun musim ini penuh tantangan, ia tetap percaya dengan potensi besar yang dimiliki dirinya dan Ducati.
“Ini masa yang sulit, tetapi kita harus tetap percaya karena potensi kita tinggi,” tambah pembalap bernomor 63.
Sementara itu, Alex Marquez yang menjadi rival Bagnaia dalam perebutan posisi kedua klasemen, finis di peringkat kedelapan. Hasil tersebut membuat jaraknya melebar menjadi 57 poin dari Bagnaia.
Keduanya akan memulai balapan Minggu secara berdampingan, setelah Alex dijatuhi penalti turun tiga posisi karena menghalangi Bagnaia pada sesi latihan Jumat.