JawaPos.com - Tim Pusat Laboratorium Forensik Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sisa kebakaran Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (25/1). Mereka berusaha mencari penyebab kebakaran hebat yang terjadi pada Kamis (19/1) hingga Sabtu (21/1) itu.
Puluhan petugas Labfor memasuki gedung blok I dan blok II yang telah gosong itu. Gedung tersebut juga telah dipasang garis polisi guna menghindari masuknya orang-orang yang tak berkepentingan.
Komandan tim investigasi Labfor Polri, Suparnomo mengatakan, pihaknya akan menyisiri setiap lantai dari gedung tersebut. Menurut dia, sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut dan masih banyak kemungkinan.
"Ya kalau kebakaran itu bisa dari listrik, bangunan dan barang-barang, kita akan mencari penyebab," ujar Suparnomo, Rabu (25/1).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa proses olah TKP itu membutuhkan waktu yang lama, sehingga untuk saat ini tidak bisa menduga-duga penyebab kebakaran tersebut.
"Olah TKP kan lama. Kan sekian berapa kios yang terbakar.Belum ada (dugaan). Kita tidak boleh menduga-duga. Labfor nanti akan turun. Labfor kan akan mencari penyebabnya apa. Labfor punya teknik sendiri," kata dia.
Sebelumnya kebakaran di Blok I dan II Pasar Senen terjadi pada Kamis 19 Januari 2017 sekitar pukul 04.20 WIB. Kebakaran tersebut melalap habis 1.012 kios pedagang di lantai 1 hingga 4.
Si jago merah baru bisa dipadamkan dalam kurun waktu 60 jam dengan mengerahkan 61 unit mobil pemadam kebakaran serta 155 unit personel damkar dari lima wilayah DKI Jakarta. (elf/JPG)