JawaPos.com - Suasana mencekam menyelimuti Pasar Senen. Salah satu pasar tertua yang ada di Jakarta itu terbakar pada Kamis (19/1) dini hari. Pedagang yang tak ingin rugi banyak akhirnya bersusah payah menyelamatkan barang dagangannya.
Selang beberapa jam dilalap si jago merah, beberapa dagangan masih bisa diselamatkan. Khususnya di lantai satu pasar. Sebab, sebagian besar lantai dua dan tiga pasar saat ini terlihat sudah dimakan api.
Pedagang yang nekat akhirnya memutuskan mengambil barang dagangan sisa yang berada di lantai satu yang kini suasananya sangat mencekam.
Hasil dari pantauan JawaPos.com, hanya orang-orang tertentu yang bisa memasuki lantai satu pasar. Yakni bapak-bapak dan pemuda saja. Sedangkan ibu-ibu, pemudi atau pun anak-anak tidak diperbolehkan masuk.
Saat wartawan portal ini memasuki sekira puluhan meter ke dalam, tampak ada beberapa aparat keamanan seperti polisi, tentara bahkan petugas pemadam kebakaran yang mengarahkan para pedagang.
Terlihat dalam kegelapan menggunakan senter seadanya, para pedagang itu memikul satu per satu barang jualannya. Paling banyak terlihat mereka mengangkut tikar dan karpet di lantai satu. Ada juga lemari dan perkakas-perkakas lainnya yang dipikul susah payah.
Mereka berlarian sambil memikul barang. Berusaha secepatnya keluar untuk mengamankan jualannya. Perasaan takut terasa di dalam lantai satu, blok dua pasar tersebut. Pikir mereka, jangan sampai bangunan roboh karena rapuh setelah dilahap api.
"Cepat! Cepat! Cepat!," teriak petugas keamanan yang setia menemani para pedagang di lorong selebar satu meter itu. (uya/JPG)