← Beranda
Hangat dan Menyehatkan, 6 Manfaat Air Rebusan Jahe yang Perlu Diketahui
Diajeng Gentalia RifaniSenin, 31 Agustus 2026 | 00.06 WIB
6 Manfaat Air Rebusan Jahe untuk Tubuh./freepik.com

JawaPos.com – Jahe menjadi salah satu rempah yang cukup populer dan telah lama dimanfaatkan dalam berbagai olahan, termasuk minuman herbal.

Selain memberikan sensasi hangat, jahe mengandung sejumlah senyawa alami seperti gingerol dan shogaol yang banyak dikaji karena potensinya dalam mendukung kesehatan.

Salah satu cara sederhana menikmati jahe adalah dengan mengolahnya menjadi air rebusan. Minuman ini dapat dikonsumsi dalam kondisi hangat, baik pada pagi hari maupun ketika tubuh membutuhkan minuman yang memberikan rasa nyaman.

Meski demikian, konsumsi air jahe bukan pengganti pengobatan medis dan manfaatnya dapat berbeda pada setiap orang.

Baca Juga: Aromanya Menggoda, Rasanya Juara! Intip Resep Daging Iris Kecap Jahe

Dilansir dari laman Hello Sehat dan Halodoc, berikut enam manfaat air rebusan jahe yang perlu diketahui.

1. Membantu Meredakan Mual

Jahe cukup dikenal sebagai salah satu bahan alami yang dapat membantu mengurangi rasa mual.

Kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya diduga berperan dalam memberikan efek tersebut. Jahe bahkan telah banyak diteliti terkait kemampuannya membantu mengatasi beberapa jenis mual, termasuk mual pada kehamilan maupun setelah tindakan medis tertentu.

Sensasi hangat dari minuman jahe juga dapat memberikan rasa nyaman pada perut. Namun, jika mual terjadi terus-menerus atau disertai gejala berat, penyebabnya tetap perlu diperiksa.

2. Membantu Mengurangi Nyeri

Air rebusan jahe juga kerap dikonsumsi sebagai bagian dari upaya meredakan rasa nyeri ringan.

Senyawa aktif dalam jahe, terutama gingerol, memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat mendukung tubuh dalam menghadapi proses peradangan.

Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi jahe dengan berkurangnya keluhan seperti nyeri menstruasi dan nyeri otot setelah aktivitas fisik.

Meski demikian, jahe tidak dapat menggantikan obat atau penanganan medis apabila nyeri berlangsung lama atau terasa berat.

3. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Bagi sebagian orang, jahe dapat membantu membuat sistem pencernaan terasa lebih nyaman.

Jahe dipercaya dapat membantu merangsang pergerakan saluran pencernaan sehingga proses pengeluaran gas menjadi lebih lancar. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi keluhan seperti perut kembung.

Jahe juga diketahui dapat membantu proses pengosongan lambung pada kondisi tertentu. Karena itu, minuman jahe sering menjadi pilihan ketika perut terasa penuh atau tidak nyaman.

Namun, orang yang memiliki gangguan pencernaan tertentu tetap perlu memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya.

4. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Jahe mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari efek radikal bebas.

Kandungan tersebut membuat jahe kerap dikaitkan dengan dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi salah satu cara menikmati manfaat rempah ini.

Kendati demikian, air rebusan jahe bukan berarti dapat secara langsung mencegah seseorang terkena flu, batuk, atau infeksi. Menjaga daya tahan tubuh tetap membutuhkan pola makan bergizi, tidur cukup, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehat lainnya.

5. Memberikan Sensasi Hangat pada Tubuh

Secangkir air rebusan jahe yang dikonsumsi dalam keadaan hangat dapat memberikan sensasi nyaman, terutama ketika cuaca sedang dingin.

Rasa hangat tersebut terutama berasal dari senyawa aktif jahe yang memberikan sensasi khas ketika dikonsumsi. Minuman hangat juga dapat membantu tubuh terasa lebih rileks.

Jahe memang sering digunakan dalam berbagai minuman tradisional yang ditujukan untuk memberikan rasa hangat. Namun, istilah seperti "masuk angin" merupakan istilah sehari-hari dan tidak secara langsung menunjukkan diagnosis medis tertentu.

6. Dapat Mendukung Pengelolaan Berat Badan

Jahe juga cukup sering dikaitkan dengan program pengelolaan berat badan.

Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kemungkinan jahe memberikan pengaruh terhadap rasa kenyang, metabolisme, atau parameter tertentu yang berkaitan dengan berat badan. Namun, efeknya tidak cukup untuk menjadikan air jahe sebagai cara utama menurunkan berat badan.

Jika ingin mendapatkan berat badan yang lebih sehat, konsumsi minuman jahe sebaiknya tetap disertai pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, serta pengaturan asupan kalori.

Itulah enam manfaat yang kerap dikaitkan dengan konsumsi air rebusan jahe. Meski memiliki berbagai kandungan yang berpotensi mendukung kesehatan, jahe tetap sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Bagi sebagian orang, konsumsi jahe dalam jumlah banyak dapat menyebabkan keluhan seperti mulas atau rasa tidak nyaman pada perut. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat secara rutin, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum menjadikan jahe sebagai konsumsi harian.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho