JawaPos.com – Kamar mandi bukan hanya perlu terlihat bersih, tetapi juga sebaiknya memiliki udara yang segar dan nyaman. Bau lembap maupun aroma tidak sedap dapat membuat ruangan terasa kurang menyenangkan meskipun sudah dibersihkan secara rutin.
Menjaga kamar mandi tetap harum sebenarnya tidak selalu membutuhkan pengharum ruangan atau lilin aromaterapi dengan harga mahal. Sejumlah bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau sekaligus memberikan aroma yang lebih menyegarkan.
Selain menggunakan pewangi, kebersihan handuk, keset, saluran air, dan sirkulasi udara juga perlu diperhatikan. Kombinasi beberapa langkah sederhana tersebut dapat membuat kamar mandi terasa lebih nyaman.
Dilansir dari English Jagran, berikut lima cara yang dapat dicoba untuk menjaga kamar mandi tetap wangi dan bebas dari bau tak sedap.
Baca Juga: 8 Tips Jitu Menghadapi Kritik Tanpa Bersikap Defensif, Bikin Diri Makin Berkembang
1. Manfaatkan Soda Kue
Soda kue dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu mengurangi bau tidak sedap di kamar mandi.
Caranya cukup mudah. Masukkan soda kue ke dalam wadah terbuka, kemudian letakkan di area yang tidak mengganggu aktivitas, misalnya di bawah wastafel atau di sudut kamar mandi.
Bahan ini dikenal sebagai penyerap bau sehingga dapat membantu membuat udara di ruangan terasa lebih segar.
Agar tetap efektif, soda kue sebaiknya diganti secara berkala, terutama jika sudah terlalu lama dibiarkan terbuka.
2. Gunakan Lemon dan Kulit Jeruk
Aroma citrus seperti lemon dan jeruk dapat memberikan kesan segar pada ruangan.
Anda bisa menempatkan beberapa irisan lemon atau kulit jeruk di dalam wadah dan meletakkannya di kamar mandi. Aroma alami dari buah tersebut dapat membantu mengurangi kesan pengap sekaligus memberikan wangi yang menyegarkan.
Namun, bahan segar tetap perlu diganti sebelum membusuk. Jangan sampai upaya membuat kamar mandi harum justru menimbulkan bau baru.
3. Tambahkan Tanaman yang Sesuai
Sedikit sentuhan tanaman dapat membuat kamar mandi terasa lebih hidup. Beberapa tanaman hias yang menyukai kondisi lembap dapat menjadi pilihan, selama kamar mandi memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang sesuai.
Tanaman seperti peace lily atau pakis kerap digunakan untuk menghadirkan nuansa hijau di dalam ruangan.
Jika menginginkan aroma bunga, bunga segar dengan wangi lembut juga dapat ditempatkan dalam vas kecil. Selain mempercantik ruangan, kehadirannya dapat memberikan suasana yang lebih menenangkan.
4. Perhatikan Sabun, Handuk, dan Keset
Wangi kamar mandi tidak hanya ditentukan oleh pengharum ruangan. Produk yang digunakan sehari-hari juga dapat memberikan pengaruh.
Pilih sabun atau produk mandi dengan aroma yang disukai, misalnya mint, citrus, atau wewangian lembut lainnya.
Yang tidak kalah penting, jangan biarkan handuk dan keset dalam kondisi lembap terlalu lama. Cucilah secara rutin dan jemur atau angin-anginkan hingga benar-benar kering.
Handuk dan keset yang lembap dapat menjadi sumber aroma tidak sedap. Karena itu, menjaga keduanya tetap bersih dan kering merupakan bagian penting dari perawatan kamar mandi.
5. Coba Minyak Esensial
Minyak esensial dapat digunakan untuk memberikan aroma tambahan pada kamar mandi. Beberapa aroma seperti lavender dan eukaliptus kerap dipilih karena memberikan kesan segar dan menenangkan.
Jika memiliki diffuser yang sesuai, beberapa tetes minyak esensial dapat digunakan mengikuti petunjuk perangkat tersebut.
Jika tidak mempunyai diffuser, Anda bisa menggunakan media penyerap aroma yang aman dan ditempatkan jauh dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan. Hindari meneteskan minyak esensial sembarangan pada permukaan tertentu karena sebagian minyak dapat meninggalkan noda atau merusak material.
Pada dasarnya, kamar mandi yang wangi bukan hanya bergantung pada penggunaan pewangi. Kebersihan rutin, sirkulasi udara yang baik, serta memastikan area tetap kering merupakan langkah utama untuk mencegah munculnya bau.