JawaPos.com - Banyak orang fokus memilih foundation atau cushion terbaik untuk mendapatkan hasil makeup yang mulus. Namun, para ahli kecantikan menilai hasil riasan yang tahan lama dan terlihat natural justru dimulai dari langkah yang sering diabaikan, yakni persiapan kulit atau skin prep sebelum menggunakan base makeup.
Persiapan kulit yang tepat tidak hanya membantu makeup menempel lebih baik, tetapi juga membuat hasil riasan tampak lebih merata, nyaman digunakan, dan mampu bertahan lebih lama sepanjang hari. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap tampilan makeup yang natural, kesadaran akan pentingnya kesehatan kulit sebagai fondasi riasan pun semakin berkembang.
Founder JUNGSAEMMOOL Beauty Jung Saem Mool mengatakan, filosofi makeup yang dia bangun selama puluhan tahun berangkat dari pemahaman bahwa setiap orang memiliki karakter dan kecantikan alami yang berbeda.
Baca Juga: Sering Konsumsi Makanan Berminyak dan Berlemak? Ternyata Ini 4 Risiko Kesehatan yang Mengintai
"Sepanjang karir, saya berkesempatan bekerja dengan ribuan wajah yang berbeda. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa makeup artistry sejati bukanlah tentang mengubah wajah seseorang lewat makeup, melainkan menemukan dan menonjolkan kecantikan yang sudah ada pada setiap individu," ujar Jung Saem Mool di Jakarta baru-baru ini.
Menurut dia, complexion atau tampilan kulit yang baik bukan sekadar soal menutupi kekurangan, tapi menghadirkan hasil akhir yang sehat dan tetap mempertahankan karakter asli kulit seseorang.
Mengapa Skin Prep Penting Sebelum Makeup?
Dalam dunia kecantikan profesional, skin prep menjadi tahap awal yang menentukan kualitas hasil makeup. Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung membuat foundation atau cushion lebih mudah menyatu sehingga mengurangi risiko makeup pecah, menggumpal, atau terlihat belang.
Baca Juga: 5 Tips Samarkan Uban Tanpa Cat Rambut, Penasaran?
Selain itu, persiapan kulit juga membantu menjaga kelembapan selama penggunaan makeup, terutama bagi mereka yang beraktivitas di ruangan ber-AC atau sering terpapar cuaca panas dan polusi.
Tren ini sejalan dengan perubahan perilaku konsumen kecantikan di Indonesia. Masyarakat kini tidak lagi sekadar mengejar produk yang sedang populer, tetapi mulai mencari produk yang mampu menjawab kebutuhan nyata kulit mereka, mulai dari kenyamanan penggunaan hingga kesesuaian dengan kondisi kulit sehari-hari.
Data Insight Factory by SOCO menunjukkan kategori makeup masih tumbuh positif dengan peningkatan kuantitas sebesar 19 persen. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk makeup, sekaligus menunjukkan meningkatnya perhatian konsumen terhadap kualitas hasil akhir yang natural dan personal.
"Berdasar data Insight Factory by SOCO, kategori makeup mencatat pertumbuhan quantity sebesar 19 persen, yang menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap kategori ini. Menurut kami, filosofi complexion artistry yang diusung JUNGSAEMMOOL Beauty berhasil menjawab kebutuhan konsumen saat ini akan hasil makeup yang natural, personal, dan nyaman digunakan sehari-hari," kata Co-founder & CMO Social Bella Chrisanti Indiana.
Fondasi Kulit Sehat Jadi Tren Baru Kecantikan
Di tengah popularitas tren no makeup makeup look dan riasan yang tampak alami, fondasi kulit sehat kini menjadi fokus utama banyak konsumen. Alih-alih menutupi seluruh tekstur kulit, pendekatan ini menekankan pentingnya menjaga kondisi kulit agar makeup dapat tampil lebih optimal.
Konsep tersebut juga mendorong munculnya kategori produk makeup prep yang berfungsi mempersiapkan kulit sebelum penggunaan base makeup. Menurut Rya Jeon, CMO Skincara, kesehatan kulit akan semakin menjadi perhatian utama dalam rutinitas kecantikan modern.
Baca Juga: Ingin Terlihat Lebih Langsing dan Tinggi? Ini 5 Tips Gaya Sederhana yang Bisa Dilakukan
Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap skin prep dan complexion natural turut menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan JUNGSAEMMOOL Beauty di Indonesia. Sejak hadir pada Februari 2025 melalui kemitraan dengan Social Bella dan Skincara, merek kecantikan asal Korea Selatan tersebut memperluas portofolio produknya dari sekitar 32 SKU menjadi lebih dari 60 SKU yang mencakup kategori complexion, skincare, hingga makeup essentials.