JawaPos.com – Surabaya ternyata menyimpan banyak lokasi prewedding outdoor yang tak kalah cantik dari kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Dari kawasan kolonial bersejarah hingga taman hijau yang asri, pilihan tempatnya sangat beragam untuk berbagai konsep foto.
Baik tema vintage klasik, back to nature, maupun modern romantis, semuanya bisa diwujudkan tanpa harus bepergian jauh dari pusat kota.
Dilansir dari laman Traveloka dan Rukita pada Sabtu (9/5), berikut 13 rekomendasi tempat prewedding outdoor paling cantik di Surabaya.
Baca Juga: 20 Tempat Prewedding di Malang dengan Vibes Romantis, Dari View Gunung sampai Pantai Eksotis
1. Graha Natura Park
Graha Natura Park adalah taman di dalam kawasan perumahan yang menawarkan hamparan rumput hijau luas dengan latar gedung-gedung tinggi.
Terdapat juga danau yang indah dan berbagai spot foto estetik lainnya yang cocok untuk konsep kasual sekaligus romantis.
Tempat ini buka setiap hari dalam dua sesi, pukul 05.00–10.00 WIB untuk pagi dan 15.00–19.00 WIB untuk sore, berlokasi di Jalan Graha Natura, Sambikerep.
Masuk ke sini tidak dipungut biaya tiket apapun alias gratis.
2. Jembatan Suramadu
Jembatan terpanjang di Indonesia ini membentang di atas Selat Madura dan menawarkan latar yang megah untuk sesi foto prewedding.
Kolong jembatan juga bisa dimanfaatkan sebagai spot foto dengan konsep tertentu, misalnya gaya drama Korea dengan busana serba putih.
Waktu terbaik untuk sesi foto di sini adalah sore menjelang matahari terbenam, ketika cahaya lampu jembatan mulai menyala dan menciptakan suasana hangat.
3. Alun-alun kota
Alun-alun yang berlokasi di Jalan Gubernur Suryo No.15, Embong Kaliasin ini cocok untuk tema foto prewedding vintage klasik dengan nuansa kota.
Di sana terdapat ornamen air mancur, instalasi seni, dan area terbuka yang bisa menjadi latar foto yang menarik.
Tempat ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
4. Palimanan Resto
Palimanan Resto & Cafe yang berada di Ciputra Golf, Jalan Citraraya Utama, menawarkan pemandangan lapangan golf hijau dan danau kecil sebagai latar foto.
Suasana outdoor yang elegan di tempat ini sangat cocok untuk konsep prewedding yang terkesan mewah dan tenang.
Restoran ini buka setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 05.00 hingga 20.00 WIB, dan disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu sebelum sesi pemotretan.
5. Hotel Majapahit
Hotel Majapahit di Jalan Tunjungan No.65, Genteng, adalah hotel bersejarah bintang lima yang kerap dipilih sebagai lokasi prewedding berkonsep vintage dan elegan.
Taman yang indah dan arsitektur bergaya kolonial menjadi daya tarik utama tempat ini untuk menghasilkan foto yang estetik.
Untuk bisa berfoto di sini, kamu perlu memesan kamar terlebih dahulu dan mengurus izin pemotretan kepada pihak pengelola hotel.
6. Lodji Besar
Lodji Besar adalah kafe bergaya kolonial yang berdiri sejak 1907, berlokasi di Jalan Makam Peneleh No.46.
Bangunan klasik dengan dinding berwarna hijau, kuning, dan putih ini memancarkan nuansa tempo dulu yang sangat cocok untuk konsep prewedding vintage.
Di dalamnya terdapat berbagai properti antik seperti poster zaman Belanda, peta lama, radio kuno, dan mesin tik yang bisa menambah keunikan foto.
7. Surabaya North Quay
Surabaya North Quay berlokasi di kawasan terminal penumpang kapal laut Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, dan menawarkan pemandangan kapal pesiar serta sunset yang dramatis.
Kombinasi latar laut, kapal besar, dan cahaya sore menjadikan tempat ini pilihan yang unik dan berbeda dari lokasi foto prewedding lainnya.
Tiket masuk dikenakan Rp10.000 per orang, ditambah voucher Rp50.000 per orang untuk bisa naik ke teras tepi laut.
8. Kenjeran Park
Kenjeran Park dikenal dengan panorama pantai, Kelenteng Sanggar Agung yang megah, Pagoda Tian Ti, serta area ilalang dan baling-baling putih yang ikonik.
Spot-spot tersebut menghadirkan banyak pilihan latar foto dengan nuansa yang beragam, dari sakral hingga natural.
Tempat ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB dengan tiket masuk Rp10.000 di hari biasa dan Rp15.000 di akhir pekan atau hari libur nasional, serta ada biaya sewa lokasi sekitar Rp150.000–Rp200.000.
9. Kota tua dan Jalan Gula
Kawasan kota tua dengan Jalan Gula sebagai salah satu titik ikonisnya menawarkan nuansa klasik dengan bangunan-bangunan tua bersejarah yang autentik.
Tembok usang dan arsitektur kolonial di sepanjang jalan ini memberikan sentuhan estetik yang khas untuk konsep foto bergaya vintage atau ala tahun 80-an.
Membawa properti seperti sepeda ontel atau vespa tua dapat semakin memperkuat kesan klasik pada hasil foto di kawasan ini.
10. De Javasche Bank
De Javasche Bank di Jalan Garuda No.1 adalah gedung berarsitektur neo-renaissance yang dihiasi ukiran khas Jepara dan dekorasi klasik peninggalan zaman kolonial.
Suasana vintage di dalam gedung ini tetap terjaga meski sebagian ruangan telah mengalami pembaruan.
Berfoto di sini tidak dipungut biaya, namun kamu tetap perlu meminta izin kepada pengelola sebelum melakukan sesi pemotretan.
11. Benteng Kedung Cowek
Benteng Kedung Cowek, yang dikenal warga sekitar sebagai Benteng Gudang Peluru, adalah peninggalan zaman Belanda yang menawarkan konsep foto prewedding bertema alam sekaligus vintage.
Kombinasi reruntuhan benteng bersejarah dan pepohonan kering menghadirkan atmosfer yang magis dan dramatis pada hasil foto.
Pemilihan sudut pemotretan di lokasi ini perlu diperhatikan dengan seksama agar hasil foto benar-benar maksimal.
12. Dipo Lokomotif Sidotopo
Dipo Lokomotif Sidotopo menawarkan konsep foto prewedding yang unik dengan latar tanah lapang dan tumpukan gerbong kereta tua yang berwarna-warni.
Tempat ini tidak dibuka untuk umum, sehingga kamu perlu meminta izin kepada penjaga minimal satu hari sebelum sesi pemotretan dilakukan.
Berfoto di sini tidak dipungut biaya alias gratis, menjadikannya pilihan menarik bagi yang ingin konsep berbeda dengan anggaran terbatas.
13. Museum Pendidikan
Museum Pendidikan di Jalan Genteng Kali No.10 menyimpan sekitar 860 koleksi benda bersejarah yang menciptakan suasana vintage dan sarat nilai historis.
Lokasi museum yang berada dalam satu kompleks dengan Taman Ekspresi menjadikan tempat ini mudah diakses dan strategis.
Museum ini buka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan tidak memungut biaya masuk, menjadikannya pilihan ekonomis namun tetap estetik.