← Beranda
10 Tahun di Industri Mode, Pipit Yulianti Bawa Koleksi Mewah yang Terinspirasi Elemen Bumi
Nurul Adriyana SalbiahSelasa, 5 Mei 2026 | 05.29 WIB
Koleksi Motif Hawa. (IST)

JawaPos.com – Setelah 10 tahun berkarya, desainer Pipit Yulianti kembali menyuguhkan koleksi teranyarnya lewat fashion show ‘Royal Symphony: A Night of Eternal Divas’. Lewat merek Motif Hawa, Pipit memperlihatkan metafora perjalanannya lewat koleksi busana yang elegan dan mewah.

Berbincang dalam konferensi pers SEDASA, Pipit Yulianti mengungkapkan kalau fashion show kali ini bukan sekadar peragaan busana. Tapi memperlihatkan bagaimana dirinya ‘bersimfoni’ dengan elemen alam lewat busana yang diciptakannya.

Diungkapkan Pipit, dalam busana nanti akan terlihat penyatuan elemen-elemen alam yang tampak kontras. Seperti kokohnya batu karang, luasnya gurun, hingga lembutnya kelopak mawar disatukan dalam harmoni desain yang megah.

Baca Juga: Natalius Pigai Batalkan Rencana Pembentukan Tim Asesor untuk Tentukan Status Pembela HAM

Sehingga, hasil akhirnya setiap busana bisa memberikan keseimbangan sempurna antara keteguhan prinsip dan kelembutan sikap, merepresentasikan sosok pribadi tangguh yang tetap memancarkan pesona feminin yang abadi. Keindahan koleksi ini semakin dipertegas melalui penggunaan siluet H-line dan A-line yang memberikan kesan anggun serta berkelas bagi pemakainya. 

“Perpaduan inilah yang membentuk Royal Symphony, sebuah simfoni kerajaan di mana kekuatan mentah dari alam bersinergi sempurna dengan keanggunan busana kelas atas,” ujar Pipit selaku Owner Motif Hawa.

Keselarasan antara alam dan kemewahan tersebut merupakan metafora dari perjalanan sepuluh tahun yang penuh dinamika. Baginya, sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat, namun merupakan proses pendewasaan yang penuh dengan pembelajaran.

“Melalui 'Royal Symphony', kami tidak hanya merayakan angka, tetapi merayakan setiap pribadi tangguh yang telah tumbuh bersama kami. Kami ingin setiap serat kain dalam koleksi ini membisikkan pesan tentang kekuatan alam yang abadi dan keanggunan yang tidak pernah sirna," ungkap Owner Motif Hawa.

Detail Koleksi Royal Symphony

Koleksi Motif Hawa. (IST)
Koleksi Motif Hawa. (IST)

 Koleksi Motif Hawa kali ini hadir dengan beberapa tema dalam tajuk besar ‘Royal Symphony’. Koleksi bertajuk The Duchess’ Secret Garden hadir sebagai babak pembuka yang memukau dengan menghidupkan kembali estetika megah era Renaissance ke dalam busana tertutup modern. 

Koleksi ini memperlihatkan bagaimana Pipit memainkan tekstur renda floral premium dan siluet gaun A-line yang bervolume serta terstruktur. Koleksi ini merepresentasikan sisi feminin yang anggun dengan pemilihan warna champagne cream, midnight black, hingga porcelain blue yang menenangkan.

Lalu transformasi nuansa klasik berlanjut ke babak yang lebih dinamis melalui koleksi The Parisian Voyage. Terinspirasi dari gaya hidup pusat mode dunia, koleksi ini secara apik memadukan detail bordir khas Motif Hawa dengan potongan busana yang lebih fungsional, chic, dan modern. 

Hadir dalam palet warna cream, blue, dan black, koleksi ini mencerminkan sosok urban yang aktif namun tetap teguh mempertahankan etika berbusana yang santun serta elegan. Keindahan visual koleksi ini terpancar dari penggunaan material premium seperti lace, tulle, brukat, dan bordir yang sangat cantik. 

Selanjutnya, koleksi Whisper of the Dunes mengambil inspirasi mendalam dari ketangguhan gurun pasir yang luas. Koleksi ini terlihat lebih berani dengan menonjolkan palet warna bumi (earth tones) dengan fokus utama pada siluet outerwear yang tegas dan bervolume, menciptakan kesan yang kuat sekaligus adaptif. 

Menggunakan material brukat yang dipadukan dengan lace tulle dan bordir yang kokoh namun tetap nyaman saat dikenakan, babak ini secara tersirat menceritakan karakter pribadi yang mandiri, berani, dan siap menghadapi setiap perubahan yang ada.

Tetap mengedepankan nilai keanggunan, koleksi Empire of Roses hadir dengan detail bordir bunga mawar.  Terinspirasi dari keindahan Ephesus, fokus utama koleksi ini terletak pada bordir mawar yang diaplikasikan dengan teknik vertical untuk memberikan efek visual tubuh yang lebih jenjang dan ramping. Perpaduan motif floral yang romantis dengan struktur busana formal menciptakan kesan wibawa yang lembut namun tetap tegas, layaknya sebuah warisan budaya yang abadi.

Sebagai penutup, Pipit menghadirkan koleksi Terra Texture hadir mengeksplorasi keunikan tekstur dengan mengandalkan teknik aplikasi mawar 3D yang artistik di atas material tulle yang ringan dan bordir yang sangat elegan. Koleksi ini menghadirkan perpaduan harmonis antara palet warna nude dan cream yang lembut dengan detail tekstur yang rumit, menciptakan kedalaman visual yang memukau pada setiap helai busananya.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah