JawaPos.com – Beberapa wilayah di Indonesia saat ini sedang mengalami cuaca panas, dengan suhu melonjak di atas 34 derajat Celcius.
Salah satu konsekuensi paling umum dari panas ekstrem adalah dehidrasi.
Di tengah jadwal yang padat, menjaga tubuh tetap terhidrasi sering kali terabaikan.
Baca Juga: Sering Haus Saat Puasa? Coba 8 Cara Ini Biar Tubuh Kamu Nggak Dehidrasi Seharian
Kebanyakan orang mengabaikan tanda-tanda awal dehidrasi karena sinyal haus tubuh sangat lemah dan datang terlambat.
Artinya tubuh Anda sudah mulai kehilangan cairan dan sedikit dehidrasi pada saat keinginan untuk minum muncul.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Dilansir ndtv, mari simak tujuh tanda dan gejala dehidrasi yang mungkin Anda alami.
1. Haus
Indikasi dehidrasi yang paling langsung adalah rasa haus itu sendiri. Ketika tubuh kekurangan air, tubuh akan mengirimkan sinyal berupa rasa haus, mengingatkan Anda untuk minum.
Meskipun rasa haus adalah isyarat alami, mengandalkannya saja tidak cukup, terutama dalam cuaca panas atau setelah aktivitas fisik yang intens.
Jika Anda sering merasa haus, itu mungkin pertanda bahwa tubuh Anda sudah mengalami dehidrasi.
2. Urine berwarna kuning gelap
Cara cepat untuk memantau tingkat hidrasi adalah mengamati warna urine.
Jika Anda melihat urine berwarna kuning tua atau kuning kecoklatan, itu adalah tanda jelas bahwa Anda perlu minum lebih banyak air putih.
3. Mulut kering dan bau mulut
Mulut kering bisa menjadi tanda dehidrasi lainnya. Air liur bantu menjaga kelembapan mulut dan pencernaan.
Saat dehidrasi, tubuh mengurangi produksi air liur, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bau mulut.
4. Kelelahan, pusing, dan kram otot
Dehidrasi dapat berdampak besar pada tingkat energi dan fungsi kognitif Anda.
Banyak orang mengalami kelelahan atau perasaan lesu secara umum ketika mereka tidak cukup terhidrasi.
Selain itu, pusing atau kepala terasa ringan, terutama saat berdiri, juga bisa menjadi tanda dehidrasi.
5. Sakit kepala
Sakit kepala adalah gejala umum yang terkait dengan dehidrasi.
Ketika tubuh Anda tidak menerima cukup cairan, hal itu dapat menyebabkan penurunan volume darah, yang menyebabkan otak menyusut sementara.
Ini dapat memicu sakit kepala, membuat Anda merasa tidak nyaman dan mudah marah.
6. Kulit kering
Kulit adalah organ terbesar di tubuh Anda, dan juga membutuhkan hidrasi yang tepat agar tetap sehat.
Tanda-tanda dehidrasi dapat berupa kulit kering dan mengelupas.
Anda dapat melakukan tes sederhana untuk memeriksa elastisitas kulit yakni cubit kulit di punggung tangan dan lepaskan.
Jika membutuhkan waktu untuk kembali normal, ini bisa menunjukkan dehidrasi.
7. Berkurangnya frekuensi buang air kecil
Tanda penting lain dari dehidrasi adalah penurunan frekuensi buang air kecil yang terlihat jelas.
Jika Anda buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau jumlah urine yang dikeluarkan sedikit, sudah saatnya Anda minum lebih banyak cairan.