← Beranda
9 Cara Menjadi Pusat Perhatian Tanpa Terlihat Haus Validasi, Penasaran?
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 31 Maret 2026 | 23.51 WIB
Ilustrasi seorang pria yang haus validasi / Pexels

JawaPos.com - Dulu banyak orang berpikir bahwa supaya terlihat menarik, mereka harus jadi yang paling berisik, paling lucu, atau paling menonjol di ruangan.

Padahal kenyataannya justru sebaliknya. Orang yang paling disukai biasanya bukan yang sibuk tampil. Mereka adalah orang-orang yang tahu cara memperhatikan orang lain.

Melansir VegOut Magazine, berikut beberapa kebiasaan sederhana yang membuat seseorang terlihat lebih menarik tanpa harus mencari perhatian.

Baca Juga: Jika Anda Membutuhkan 7 Hal Ini untuk Merasa Percaya Diri, Menurut Psikologi Anda Sedang Mencari Validasi di Tempat yang Salah

1. Lebih banyak bertanya daripada bercerita

Penelitian dari Harvard menemukan bahwa orang yang sering mengajukan pertanyaan cenderung lebih disukai. Bukan sekadar bertanya basa-basi, tetapi benar-benar menunjukkan rasa ingin tahu.

Misalnya, daripada hanya bertanya “Kerja di mana?”, coba lanjutkan dengan “Gimana awalnya bisa tertarik di bidang itu?” Pertanyaan kecil seperti itu membuat orang merasa dihargai.

2. Mengingat nama orang

Mengingat nama adalah hal sederhana, tetapi efeknya besar. Saat seseorang mendengar namanya disebut, mereka merasa diperhatikan.

Itulah kenapa orang yang mudah diingat biasanya adalah mereka yang juga pandai mengingat orang lain.

3. Benar-benar mendengarkan

Banyak orang terlihat mendengarkan, padahal sebenarnya hanya menunggu giliran bicara. Orang yang menarik justru memberi perhatian penuh saat lawan bicara sedang bercerita.

Mereka tidak buru-buru menyela atau mengalihkan topik ke diri sendiri. Dan jujur saja, semua orang suka merasa didengar.

4. Ikut senang dengan keberhasilan orang lain

Saat orang lain cerita soal kabar baik, jangan langsung membandingkannya dengan diri sendiri. Orang yang disukai biasanya ikut antusias, bertanya lebih lanjut, dan membiarkan orang lain menikmati momennya.

Sikap ini menunjukkan bahwa mereka tidak merasa terancam oleh keberhasilan orang lain.

5. Konsisten hadir, bukan hanya muncul saat perlu

Karisma bukan soal tampil hebat sekali lalu menghilang. Orang yang paling berkesan biasanya adalah mereka yang konsisten hadir, menanyakan kabar, dan mengingat hal-hal kecil.

Hal sederhana seperti “Gimana kabar masalah yang kemarin?” bisa membuat orang merasa benar-benar diperhatikan.

6. Tidak malu bilang “Saya nggak tahu”

Mengakui bahwa kita tidak tahu sesuatu justru bisa membuat kita terlihat lebih percaya diri. Daripada pura-pura paham, lebih baik bilang, “Saya belum terlalu ngerti soal itu, ceritain dong.”

Selain terlihat rendah hati, ini juga membuat orang lain merasa dihargai.

7. Mengajak orang yang pendiam ikut masuk ke percakapan

Di obrolan kelompok, selalu ada orang yang lebih banyak diam. Orang yang paling disukai biasanya sadar soal itu.

Mereka akan melibatkan orang yang belum bicara dengan kalimat sederhana seperti, “Kalau menurut kamu gimana?” Kadang, satu pertanyaan kecil saja bisa membuat seseorang merasa diterima.

8. Tahu cara mengakhiri percakapan dengan baik

Banyak orang lupa bahwa kesan terakhir sama pentingnya dengan kesan pertama. Daripada menghilang begitu saja, lebih baik akhiri percakapan dengan sopan.

Misalnya dengan mengatakan, “Seru ngobrol soal cerita kamu tadi” atau menyebut nama mereka sekali lagi sebelum berpisah. Hal kecil seperti ini bikin percakapan terasa lebih hangat.

9. Membuat orang lain merasa nyaman menjadi diri sendiri

Pada akhirnya, orang yang paling menarik bukanlah yang membuat semua perhatian tertuju pada dirinya. Mereka adalah orang yang membuat orang lain merasa nyaman, santai, dan tidak perlu berpura-pura.

Karena itulah, daya tarik terbesar sebenarnya bukan soal tampil sempurna. Tetapi soal membuat orang lain merasa diterima apa adanya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho