JawaPos.com - Hidup yang bahagia dan menyenangkan bukanlah suatu pencapaian misterius, melainkan seni sederhana dalam melepaskan. Ketika kita mencoba menggenggam erat kesempurnaan atau kepastian, kita justru akan merasakan tekanan besar. Melepaskan tidak berarti menyerah.
Melansir dari Geediting.com Senin (29/9), ini adalah strategi mengurangi beban hidup agar hal-hal baik dapat muncul ke permukaan. Terdapat sepuluh cara praktis yang sangat sederhana untuk menerapkan seni melepaskan. Mari kita pelajari bersama-sama.
1. Hapus Kekacauan Mental dengan Tiga Tarikan Napas
Saat merasa pikiran kacau, lakukanlah pengaturan ulang tiga tarikan napas secara rutin. Napas pertama adalah untuk menyadari ketegangan pada tubuh Anda. Napas kedua untuk memberi nama perasaan yang muncul.
Napas ketiga adalah untuk memfokuskan tindakan Anda pada langkah kecil yang paling bermanfaat selanjutnya. Rutinitas ini sangat membantu menenangkan sistem saraf.
2. Hentikan Perbandingan dengan Tolok Ukur Nilai Diri
Berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain, lalu alihkan metrik keberhasilan ke nilai-nilai pribadi. Fokuskan energi pada tindakan yang selaras dengan prinsip hidup. Ini akan membuat Anda mengejar ambisi dengan gesekan yang lebih minim.
3. Hentikan Bicara Kasar pada Diri Sendiri
Berlatihlah untuk menjadi pelatih yang bijaksana bagi diri sendiri alih-alih menjadi kritikus yang keras. Gunakan skrip "Sebutkan-Normalisasi-Dorong" saat kritik batin muncul. Ini akan membantu Anda memisahkan diri dari kritikan itu.
4. Hapus Mitos Bahwa Kesenangan Harus Diperoleh
Jangan beranggapan bahwa kesenangan adalah hadiah yang hanya pantas didapatkan setelah bekerja keras. Jadwalkan waktu bersenang-senang selama satu jam dalam seminggu sebagai kewajiban. Ini menunjukkan bahwa kegembiraan adalah bagian penting dari kehidupan.
5. Batasi Upaya Mengontrol Hal yang Tidak Terkendali
Pahami tiga lingkaran: Kontrol (pilihan Anda), Pengaruh (persiapan), dan Amati (cuaca atau suasana hati orang lain). Melepaskan berarti mengakui bahwa banyak hal di luar kendali kita. Kita cukup fokus pada pilihan yang dimiliki saat ini.
6. Ciptakan Blok Waktu Khusus untuk Bersenang-senang
Satu di antara rutinitas mingguan yang penting adalah mengalokasikan satu blok waktu penuh untuk bersenang-senang. Blok waktu ini tidak boleh diisi dengan pekerjaan atau kewajiban lainnya. Hal ini memposisikan kegembiraan sebagai suatu kebutuhan, bukan kemewahan.
7. Lakukan Petualangan Kecil atau 'Micro-adventures'
Coba lakukan petualangan kecil dalam rutinitas harian Anda untuk menghindari kebosanan. Misalnya, berjalanlah melalui rute yang berbeda atau cobalah "street-food roulette". Ini adalah cara mudah untuk menemukan kembali percikan gairah hidup.
8. Lepaskan Gangguan Digital dengan Aturan Ketat
Terapkan aturan batas yang jelas (bright-line rules) untuk mengurangi gangguan dari perangkat digital. Aturan ini dapat berupa tidak menyentuh ponsel sebelum minum air dan terkena sinar matahari. Anda juga bisa memindahkan aplikasi yang sering digunakan.
9. Fokus pada Koneksi Mendalam, Abaikan yang Dangkal
Pisahkan koneksi Anda menjadi pemberi energi, netral, dan penguras energi. Prioritaskan dan sirami persahabatan sejati yang membuat Anda merasa berenergi. Ini akan melepaskan ikatan dari hubungan-hubungan yang terasa hampa.
10. Buang Kekesalan yang Mengendap dengan Pelepasan Dua Kolom
Lakukan pelepasan dua kolom sebulan sekali untuk kekesalan yang berkepanjangan. Tuliskan kekesalan Anda di satu kolom, lalu tuliskan pelajaran dari kejadian itu di kolom sebelahnya. Hal ini membantu Anda melepaskan beban emosional dengan keterampilan dan kebaikan.
Hidup yang bahagia adalah perjalanan berkelanjutan dalam melepaskan beban yang tidak perlu. Melepaskan tidak sama dengan kepasifan atau berpura-pura tidak sakit. Ini adalah cara untuk mengejar ambisi dengan gesekan yang lebih sedikit.
Dengan mempraktikkan sepuluh langkah sederhana ini, Anda akan memberi ruang bagi pertumbuhan. Ini adalah seni untuk berjalan lebih ringan dan lebih bebas di dunia ini.