JawaPos.com – Batuk dapat membuat seseorang terjaga sepanjang malam, sulit berbicara, dan mengganggu kala beraktivitas.
Adapun dua jenis batuk, yakni batuk kering dan batuk berdahak.
Pada batuk kering, lendir atau dahak tidak diproduksi, ditandai dengan sensasi geli atau gatal di tenggorokan.
Sementara batuk berdahak menghasilkan lendir berlebih akibat dari pernapasan yang terinfeksi misalnya flu, bronkitis, hingga asma.
Baca Juga: 5 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Batuk Kering, Dijamin Ampuh!
Untuk mengatasinya, terdapat beberapa cara alami untuk membantu meringankan gejala batuk berdahak, seperti dikutip Healthshots, Selasa (7/1).
Hidrasi
Minumlah banyak cairan seperti air, teh herbal atau kaldu hangat untuk menjaga saluran pernapasan Anda tetap lembap dan bantu mengencerkan lendir.
Madu
Madu memiliki sifat antibakteri dan menenangkan, jadi mencampurnya dengan air hangat atau teh herbal dapat membantu meredakan batuk.
Hirup uap
Mungkin terasa sedikit menyesakkan, tetapi menghirup uap dari semangkuk air panas dapat bantu mengencerkan lendir dan meredakan hidung tersumbat.
Minyak kayu putih
Menambahkan beberapa tetes minyak kayu putih ke mangkuk air panas dan menghirup uapnya dapat bantu membersihkan saluran hidung dan meredakan batuk.
Berkumur dengan air garam
Ini menjadi salah satu cara yang paling umum dan efektif untuk menghentikan batuk.
Baca Juga: Wahyu Cakraningrat Perkuat Kedudukan, 6 Weton Pegang Jabatan Teras Sebagai Pengambil Keputusan
Berkumur dengan air garam hangat dapat mengurangi iritasi sekaligus meredakan sakit tenggorokan.
Jahe
Jahe memiliki khasiat antiradang dan dapat dijadikan teh herbal penenang sakit tenggorokan.
Anda juga dapat memanaskannya, menambahkan sedikit garam, dan membiarkannya di mulut selama beberapa saat.
Bawang Putih
Bawang putih memiliki sifat antibakteri alami, jadi mengunyah bawang putih mentah atau menggunakannya dalam hidangan dapat bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Minuman hangat
Anda bisa campurkan minuman hangat dengan madu atau lemon. Nantinya ini dapat meredakan gejala batuk, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi
Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari tubuh dapat memudahkan pernapasan di malam hari dan mengurangi postnasal drip, yaitu sekresi dari hidung yang mengalir ke tenggorokan, di mana menyebabkan hidung tersumbat dan batuk.