← Beranda
Kurang Percaya Diri hingga Takut Gagal? Ini 7 Tanda Seseorang yang Mempunyai Harga Diri Rendah
Risma Aris MayaJumat, 21 Juni 2024 | 16.25 WIB
Salah satu tanda orang yang memiliki harga diri rendah adalah jarang tersenyum. (freepik)

JawaPos.com – Membahas soal harga diri tentu tidak hanya menyukai diri sendiri namun tentang Anda yang pantas mendapatkan cinta dan menghargai pikiran, perasaan, minat dan tujuan Anda sendiri.

Selain itu, harga diri juga berperan penting dalam cara Anda mengizinkan orang lain memperlakukan Anda.

Memiliki harga diri yang rendah berarti Anda sering berpikir negatif tentang diri sendiri, menilai diri sendiri dengan buruk dan kurang percaya diri pada kemampuan diri sendiri.

Meskipun bukan penyakit mental namun harga diri yang buruk tetap memengaruhi pikiran, emosi dan pola perilaku seseorang. Lantas apa saja tanda-tanda yang menunjukkan harga diri rendah?

Dilansir dari laman Very Well Mind, Jumat (21/6), berikut beberapa tanda yang melekat dalam diri seseorang yang mempunyai harga diri rendah diantaranya :

1. Kepercayaan diri yang rendah

Orang yang memiliki rasa percaya diri rendah cenderung memiliki harga diri yang rendah dan begitu sebaliknya. Pada dasarnya harga diri yang rendah dapat berperan dalam menyebabkan kurangnya rasa percaya diri.

Percaya diri pada diri sendiri menunjukkan bahwa Anda bisa mengandalkan diri sendiri untuk menghadapi berbagai situasi.

2. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Perbandingan sosial terkadang dapat memberikan fungsi positif dan meningkatkan rasa percaya diri pada seseorang. Namun membandingan diri sendiri dengan orang lain bisa merusak harga diri.

Orang dengan harga diri rendah lebih cenderung membandingkan diri mereka dengan orang yang menurut mereka lebih baik daripada diri mereka sendiri.

3. Kesulitan meminta apa yang mereka butuhkan

Baca Juga: Si Paling Positif Vibes, 4 Zodiak Ini Mampu Memancarkan Aura Positif Dimanapun Mereka Berada

Ketika seseorang memiliki harga diri yang rendah maka mereka cenderung mengalami kesulitan untuk meminta apa yang mereka butuhkan.

Pada dasarnya hal ini disebabkan oleh rasa malu atau Anda merasa bahwa meminta bantuan menunjukkan Anda tidak kompeten.

Tidak hanya itu, orang yang memiliki harga diri rendah berpikir bahwa dirinya tidak pantas untuk mendapatkan bantuan.

Sehingga mereka tidak memahami prioritas kebutuhannya sendiri dan sulit meminta bantuan pada orang lain.

4. Timbul rasa khawatir atau keraguan diri

Orang-orang yang memiliki harga diri rendah cenderung sering meragukan pendapat mereka sendiri dan mengikuti apa yang orang lain pikirkan daripada tetap berpegang pada pilihan mereka sendiri.

Hal ini tentu bisa menyebabkan banyak keraguan dalam diri dan mempersulit mereka dalam mengambil keputusan.

5. Kesulitan menerima umpan balik positif

Baca Juga: Intip Weton Pasangan Tibo Tinari yang Diberkati Keharmonisan dan Kemudahan Rezeki, Hidupnya Bahagia dan Sejahtera Sepanjang Masa!

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology menemukan bahwa harga diri rendah berkaitan langsung dengan ketidakmampuan menerima atau memanfaatkan pujian dari orang lain.

Karena tidak memiliki opini positif terhadap dirinya biasanya orang yang memiliki harga diri rendah akan sulit menerima pujian dari orang lain.

6. Pembicaraan diri sendiri yang negatif/negative self talk

Harga diri yang rendah menyebabkan orang fokus pada kekurangannya daripada kelebihannya.

Mereka tidak membangun diri mereka dengan self talk yang positif namun justru mereka selalu mengatakan sesuatu yang negatif tentang diri mereka sendiri.

Ketika ada yang tidak beres, orang dengan harga diri rendah sering kali menyalahkan diri sendiri.

Bahkan mereka selalu mencari-cari kesalahan pada beberapa aspek yang ada dalam dirinya baik itu penampilan, kepribadian atau kemampuan mereka.

7. Takut gagal

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati Khawatir Soal Pengerjaan Tunnel Joyoboyo, Kenapa?

Orang-orang yang memiliki harga diri rendah cenderung meragukan kemampuannya dalam mencapai kesuksesan.

Karena takut gagal, mereka cenderung menghindari tantangan atau cepat menyerah tanpa benar-benar berusaha.

EDITOR: Hanny Suwindari