← Beranda
17 Kuliner Malang yang Wajib Dicoba di Tahun 2026: Enak, Legendaris, dan Selalu Jadi Favorit Warga Lokal
Leni Setya WatiKamis, 4 Juni 2026 | 02.12 WIB
Ilustrasi kuliner Malang (Instagram @wrg.mekarjaya)

 

 

 

JawaPos.com - Malang tidak hanya terkenal dengan udara sejuk dan destinasi wisatanya, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang sudah melegenda.

Mulai dari makanan tradisional khas Malang, kuliner kaki lima, hingga restoran bersejarah yang telah bertahan puluhan tahun, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.

Jika kamu berencana berlibur ke Kota Malang pada 2026, berikut rekomendasi kuliner legendaris dan viral yang wajib masuk daftar kunjungan Anda seperti dilansir dari kanal YouTube 10 Best Id.

1. Warung Mekar Jaya

Warung Mekar Jaya yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No. 28, Lowokwaru, dikenal sebagai pelopor nasi genjes di Malang.

Hidangan ini terdiri dari nasi gurih yang dicampur daun jeruk, ikan teri, serta berbagai pilihan lauk seperti cakalang, cumi, daging sapi, hingga telur dadar.

Meski mengusung konsep kaki lima sederhana, tempat ini selalu ramai pengunjung. Warung buka mulai pukul 17.00 hingga 04.00 WIB dengan harga menu mulai Rp16.000.

2. Mie Bakar Cobek Kawitan

Bagi pecinta mi, Mie Bakar Cobek Kawitan di kawasan Candi Panggung menjadi destinasi yang patut dicoba.

Keunikan tempat ini terletak pada penyajian mi bakar di atas cobek dengan berbagai varian rasa seperti sambal hijau, cumi hitam, keju, udang, hingga ati ampela.

Selain menu utama, tersedia pula dimsum, gyoza, pangsit goreng, dan aneka minuman segar. Harga makanan di sini sangat terjangkau, mulai Rp8.000 per porsi.

3. Sego Sambal Cak Uut

Sego Sambal Cak Uut menjadi salah satu kuliner favorit pencinta makanan pedas. Berlokasi di Jalan Simpang Raya Langsep No. 30, warung ini terkenal dengan sambal tomat segar yang dipadukan kacang panjang mentah dan tempe.

Pilihan lauknya beragam, mulai dari ayam goreng, lele, udang, cakalang, cumi hitam, hingga paru balado. Harga per porsi berkisar antara Rp18.500 hingga Rp39.500.

4. Lumpur Arab Legenda

Untuk pencinta jajanan tradisional, Lumpur Arab Legenda merupakan destinasi yang tidak boleh dilewatkan.

Berlokasi di Jalan Kauman No. 9A, kue lumpur di sini dimasak menggunakan arang sehingga menghasilkan aroma khas yang menggugah selera.

Taburan kacang kenari menjadi ciri khas yang menambah cita rasa dan tekstur. Paket lima kue dibanderol sekitar Rp32.000.

5. Pos Ketan Legenda 1967

Pos Ketan Legenda menawarkan ketan dengan berbagai pilihan topping yang menggoda selera.

Selain varian original dengan kelapa parut dan bubuk kacang, tersedia juga ketan ayam pedas, ketan susu keju, ketan gula merah, hingga ketan nangka susu.

Meski berasal dari Kota Batu, kini cabangnya dapat ditemukan di kawasan Soekarno Hatta, Malang.

6. Pecel Kawi Hj. Musilah

Berdiri sejak 1975, Pecel Kawi Hj. Musilah menjadi salah satu tempat sarapan favorit di Malang. Ciri khasnya terletak pada bumbu kacang yang kental dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas.

Satu porsi berisi nasi, kangkung, kacang panjang, tauge, dan bunga turi yang disajikan bersama tempe goreng serta rempeyek renyah.

7. Warung Lama Haji Ridwan

Terletak di lantai dasar Pasar Besar Malang, Warung Lama Haji Ridwan menyimpan sejarah panjang kuliner Kota Malang.

Menu andalannya meliputi nasi rawon, nasi gulai, sate komo sapi, sate usus sapi, dan nasi campur khas Malang. Warung ini tetap mempertahankan resep turun-temurun hingga generasi ketiga.

8. Warung Sate Gebug 1920

Warung Sate Gebug merupakan salah satu ikon kuliner bersejarah di Malang. Berdiri sejak 1920, tempat ini terkenal dengan sate sapi berbumbu khas yang empuk dan kaya rasa.

Selain sate, tersedia pula menu rawon, soto, dan sop yang tak kalah lezat.

9. Warung Tahu Lontong Lonceng

Kuliner legendaris yang telah eksis sejak 1935 ini terkenal dengan perpaduan tahu, lontong, telur, sambal petis, dan bumbu kacang yang harmonis.

Dengan harga sekitar Rp15.000 per porsi, Tahu Lontong Lonceng tetap menjadi favorit hingga kini.

10. Orem-Orem Khas Arema

Orem-orem adalah makanan khas Malang yang terbuat dari potongan tempe dan disiram kuah santan kental. Hidangan ini memiliki cita rasa unik berkat penggunaan tempe semangit yang memberikan aroma khas.

Warung Orem-Orem Khas Arema di Jalan Galunggung menjadi salah satu tempat terbaik untuk mencicipinya.

11. Ronde Titoni 1948

Saat malam hari, semangkuk wedang ronde hangat dari Ronde Titoni menjadi pilihan sempurna. Berdiri sejak 1948, tempat ini menawarkan berbagai menu seperti ronde basah, ronde kering, angsle, cakwe, dan kue bantal.

12. Toko Oen

Toko Oen merupakan restoran bersejarah peninggalan era kolonial yang masih mempertahankan nuansa klasik hingga sekarang.

Selain es krim legendarisnya, pengunjung juga dapat menikmati aneka hidangan Indonesia, Belanda, dan Tionghoa dalam suasana tempo dulu yang autentik.

13. Hok Lay

Depot Hok Lay yang berdiri sejak 1946 terkenal dengan menu pangsit cwie mie, lumpia Semarang, dan lomie khasnya.

Interior klasik dengan nuansa jadul menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana nostalgia.

14. Soto Ayam Lombok

Meski namanya menggunakan kata "Lombok", kuliner legendaris ini berada di Kota Malang. Berdiri sejak 1955, Soto Ayam Lombok terkenal dengan kuah bening yang gurih serta potongan kentang dan ayam yang melimpah.

15. Rawon Rampal

Rawon Rampal merupakan salah satu tempat makan rawon paling terkenal di Malang. Berdiri sejak 1957, warung ini masih mempertahankan metode memasak menggunakan tungku kayu dan arang.

Kuah rawonnya yang pekat dengan potongan daging besar menjadi alasan banyak wisatawan rela antre.

16. Depot Pangsit Mie Bromo Pojok

Bagi penggemar mi, Depot Pangsit Mie Bromo Pojok wajib masuk daftar kunjungan.

Sejak 1984, tempat ini dikenal dengan variasi topping yang beragam, mulai dari ayam, bakso, siomai, hingga cumi hitam. Harga menu mulai dari Rp17.000.

17. Sego Goreng Resek Pak Man

Sego Goreng Resek Pak Man merupakan kuliner malam legendaris yang telah hadir sejak 1959.

Meski namanya berarti "sampah", makanan ini justru terkenal karena racikan rempah-rempah tradisional yang kaya rasa. Dengan harga mulai Rp12.000, hidangan ini menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.

Kuliner Malang memiliki keunikan tersendiri karena memadukan cita rasa Jawa Timur yang kuat dengan sejarah panjang yang masih terjaga hingga sekarang.

Banyak tempat makan yang telah bertahan lebih dari setengah abad dan tetap mempertahankan resep asli keluarga.

Mulai dari rawon, sate, pecel, cwie mie, hingga jajanan tradisional seperti lumpur Arab dan ketan legenda, semuanya menjadi bukti bahwa Malang merupakan salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia.

Jadi, saat berkunjung ke Malang di tahun 2026 ini, pastikan daftar kuliner legendaris ini masuk dalam itinerary perjalanan Anda.

 
 
EDITOR: Novia Tri Astuti