JawaPos.com - Singkawang, Kalimantan Barat, selalu menjadi magnet wisata saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Julukan Kota Seribu Klenteng bukan hanya melekat karena kekayaan budaya Tionghoa yang kental, tetapi juga karena ragam kuliner khas yang menjadi daya tarik utama wisatawan.
Menjelang dan selama perayaan Imlek 2026, sejumlah pusat kuliner di Singkawang mulai dipadati pengunjung.
Mulai dari warga lokal, perantau yang pulang kampung, hingga wisatawan dari berbagai daerah datang untuk menikmati hidangan yang dipercaya membawa keberuntungan, kemakmuran, dan kebersamaan.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Dimsum Enak di Batu, Kuliner Favorit Anak Muda dengan Berbagai Macam Pilihan Kekinian
Jika Anda berencana menghabiskan libur Imlek di Singkawang, berikut tujuh tempat kuliner Imlek di Singkawang yang mulai ramai dikunjungi seperti dilansir dari Google Maps.
1. Kampung Rawit Tepi Sawah — Favorit Pencinta Cita Rasa yang Kuat
Kampung Rawit Tepi Sawah dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner yang menawarkan sensasi makan dengan pemandangan alam.
Sajian yang disuguhkan didominasi menu khas Tionghoa dan seafood dengan cita rasa kuat, pedas, dan gurih. Saat Imlek, tempat ini kerap menjadi lokasi makan bersama keluarga besar.
Kombinasi antara suasana yang santai dan menu beragam membuat Kampung Rawit Tepi Sawah selalu dipadati pengunjung, terutama pada jam makan siang dan malam hari.
Baca Juga: Cari Tempat Makan Keluarga untuk Imlek 2026? Ini 10 Resto Chinese Food Favorit di Jakarta Selatan
2. Restoran Pondok Aliong — Andalan Makan Keluarga Saat Imlek
Restoran Pondok Aliong sudah lama dikenal sebagai salah satu restoran Chinese food legendaris di Singkawang. Menu seperti babi panggang, ayam saus spesial, capcay, dan aneka olahan laut menjadi favorit pelanggan.
Pada momen Imlek, restoran ini identik dengan jamuan makan keluarga. Banyak pengunjung yang sengaja melakukan reservasi lebih awal karena tingginya permintaan.
Bagi masyarakat Tionghoa, makan bersama di Pondok Aliong menjadi bagian dari tradisi menyambut tahun baru.
3. Ce Hun Tiau ASEN Singkawang — Kuliner Legendaris Pelepas Dahaga
Cuaca Singkawang yang cenderung panas membuat Ce Hun Tiau ASEN selalu diburu, terutama saat keramaian Imlek.
Kuliner legendaris ini dikenal dengan racikan es serut, cincau hitam, kacang merah, dan berbagai topping manis yang menyegarkan.
Tak sedikit wisatawan yang menjadikan Ce Hun Tiau ASEN sebagai agenda wajib setelah berkeliling klenteng atau menyaksikan atraksi budaya Imlek. Antrean panjang sering terlihat, terutama pada siang hingga sore hari.
4. Bakmi Afong — Sarapan Favorit Menjelang Perayaan
Bakmi Afong menjadi salah satu ikon kuliner Singkawang yang tak pernah sepi. Tekstur mie yang kenyal dengan bumbu sederhana namun khas menjadikan bakmi ini digemari lintas generasi.
Saat Imlek, Bakmi Afong ramai sejak pagi hari. Banyak pengunjung memilih menikmati seporsi bakmi sebelum mengikuti rangkaian ibadah, sembahyang, atau festival budaya yang digelar di berbagai sudut kota.
5. Yau Yie Sontong Pangkong Rujak Cumi — Ikon Kuliner Malam
Jika siang hari identik dengan hidangan berat, malam hari di Singkawang dimeriahkan oleh kuliner khas seperti Yau Yie Sontong Pangkong Rujak Cumi.
Menu sotong pangkong yang dibakar lalu disajikan dengan rujak cumi bercita rasa manis, pedas, dan gurih selalu berhasil menggoda selera.
Saat Imlek, kawasan ini menjadi salah satu pusat keramaian malam. Aroma bakaran dan suasana meriah membuat banyak wisatawan betah berlama-lama menikmati kuliner sekaligus atmosfer kota.
6. Lotus Kopitiam — Tempat Santai di Tengah Hiruk Pikuk Imlek
Lotus Kopitiam menawarkan suasana berbeda dengan konsep kedai kopi khas Tionghoa. Menu kopi tradisional, teh, roti bakar, dan camilan ringan menjadi pilihan tepat untuk beristirahat sejenak di sela aktivitas Imlek.
Tak jarang Lotus Kopitiam menjadi tempat berkumpul keluarga atau teman setelah menghadiri acara keagamaan dan festival. Saat Imlek, pengunjung meningkat drastis, terutama pada pagi dan sore hari.
7. Nasi Campur Amen — Favorit Wisatawan dan Warga Lokal
Nasi Campur Amen dikenal dengan porsi melimpah dan pilihan lauk yang beragam. Char siu, ayam, daging panggang, dan saus khas menjadi daya tarik utama kuliner ini.
Pada perayaan Imlek, Nasi Campur Amen menjadi salah satu tujuan utama wisatawan. Antrean panjang kerap terlihat, namun hal tersebut sebanding dengan cita rasa yang ditawarkan.
Kuliner Imlek, Bagian Tak Terpisahkan dari Tradisi Singkawang
Bagi masyarakat Singkawang, kuliner bukan sekadar urusan perut. Setiap hidangan memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan doa, harapan, dan keberuntungan di tahun yang baru.
Berburu kuliner Imlek di Singkawang menjadi pengalaman yang memadukan rasa, budaya, dan kebersamaan. Tak heran jika kota ini selalu ramai dan hidup setiap kali Tahun Baru Imlek tiba.