← Beranda
Mengenal 7 Kue Tradisional Khas Pontianak yang Wajib Dicoba, dari Bingke hingga Chai Kwe
Novia Herawati• Selasa, 14 Oktober 2025 | 20.52 WIB
Kue tradisional khas Pontianak yang wajib dicoba, Kue Kantong Semar. (Kalbar.jadesta.com)

JawaPos.com - Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat, dikenal bukan hanya karena letaknya yang unik di garis khatulistiwa dan Sungai Kapuas yang indah, tetapi juga karena kekayaan kuliner tradisionalnya. 

Kue-kue tradisional Pontianak bukan sekadar makanan ringan, melainkan warisan rasa yang melekat di setiap perayaan, acara keluarga, hingga momen kebersamaan di bulan Ramadhan. 

Berikut tujuh kue khas Pontianak yang patut Anda cicipi saat berkunjung ke kota ini:

1. Jorong-jorong

Kue jorong-jorong memiliki tampilan sederhana namun aroma dan rasanya begitu memikat. Terbuat dari campuran tepung beras dan santan, kue ini dikukus dalam wadah daun pandan yang menebarkan wangi khas.

Kue tradisional khas Pontianak yang wajib dicoba, Jorong-jorong. (Dok. Dekoruma)
Kue tradisional khas Pontianak yang wajib dicoba, Jorong-jorong. (Dok. Dekoruma)

Rasanya lembut, gurih, dan tidak terlalu manis, menjadikannya pilihan ideal untuk teman minum teh sore atau hidangan pembuka saat berbuka puasa.

2. Bingke

Bingke adalah ikon kuliner Pontianak yang terkenal dengan cita rasa manis dan gurih. Kue ini dibuat dari campuran tepung beras, telur, santan, dan gula, lalu dipanggang hingga matang.

Varian bingke sangat beragam, mulai dari bingke kentang, bingke susu, hingga bingke berendam yang memiliki lapisan santan kental di bagian atas. Teksturnya lembut di dalam dan sedikit garing di luar, menciptakan sensasi rasa yang khas.

3. Chai Kwe (Choipan)

Chai Kwe merupakan contoh perpaduan budaya Tionghoa dan Pontianak. Terbuat dari tepung beras dan sagu, kue ini berisi sayuran seperti bengkuang, kucai, atau rebung.

Disajikan dengan cara dikukus dan dinikmati bersama saus sambal bawang atau kecap manis pedas, Chai Kwe menawarkan cita rasa gurih dan segar yang ringan namun memuaskan.

4. Kue Kantong Semar

Kue yang satu ini unik karena menggunakan bunga kantong semar sebagai pembungkus. Isinya berupa adonan ketan pulut yang dimasak hingga pulen.

Aromanya khas, dengan rasa manis dan gurih yang seimbang. Kue ini tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan hubungan erat masyarakat Kalimantan dengan alam sekitarnya.

5. Lempok Durian

Sebagai daerah penghasil durian, Pontianak memiliki camilan legendaris bernama Lempok Durian. Terbuat dari durian asli yang dimasak bersama gula dan santan hingga mengental, kue ini memiliki rasa manis legit dan aroma durian yang kuat. Lempok sering dijadikan oleh-oleh khas karena keawetannya dan cita rasa durian yang autentik.

6. Kue Bulan

Kue Bulan atau mooncake khas Pontianak mencerminkan pengaruh budaya Tionghoa yang kuat. Dibuat dengan cetakan bermotif tradisional, kue ini memiliki isian manis seperti kacang merah atau biji lotus.

Beberapa versi mengandung bahan non-halal, sehingga bagi wisatawan muslim disarankan memilih varian yang sudah bersertifikat halal.

7. Pengkang

Sekilas mirip lemper, Pengkang adalah ketan isi ebi yang dibungkus daun bambu dan dibakar di atas bara api. Proses pembakaran inilah yang memberikan aroma asap ringan dan cita rasa khas. Biasanya disajikan dengan sambal pedas yang memperkuat kelezatan rasanya.

Itulah beberapa jajanan khas Pontianak. Jika Anda berkunjung ke kota tersebut, jangan lewatkan kesempatan mencicipi jajanan legendaris di atas ya! (*)

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah