JawaPos.com - Beberapa tahun belakangan, minuman energi (energy drink) memang diminati oleh banyak orang mencakup pekerja kantoran, buruh, hingga atlet. Minuman ini dianggap mampu menambah stamina secara instan dan membuat tubuh tetap bugar meski aktivitas padat. Tren minuman ini ternyata juga masuk ke kalangan remaja yang masih duduk bangku sekolah maupun kuliah.
Di tengah kegiatan remaja yang padat dimulai dari sekolah, les tambahan, kegiatan ekstrakurikuler, aktivitas organisasi, hingga kerja paruh waktu bagi sebagian remaja membuat tren minuman energi tidak lagi bisa dihindarkan dari kalangan remaja. Sering kali mereka merasa perlu tambahan energi agar tetap bisa fokus dan tidak mudah tumbang. Sayangnya, tanpa disadari konsumsi minuman energi berlebihan justru dapat menimbulkan lebih banyak masalah kesehatan yang lebih serius.
Kementerian Kesehatan RI juga turut menjelaskan, bahwa minuman energi biasanya mengandung gula yang sangat tinggi dan mengandung sekitar 160-300 mg kafein per kalengnya, yang mana ini lebih tinggi sekitar 3-5 kali dibanding secangkir kopi atau teh. Sementara itu, batasan normal untuk asupan kafein bagi orang dewasa yang sehat adalah 400 mg per harinya. Sedangkan untuk remaja seharusnya lebih sedikit daripada itu.
Jika minuman energi dikonsumsi berlebihan, maka akan memicu dampak buruk bagi kesehatan. Mengonsumsi kafein dalam dosis dapat membuat seseorang sakit kepala hingga kehilangan fokus serta dapat memicu jantung berdebar kencang hingga kecemasan berlebih. Tidak hanya itu, jika minuman ini di konsumsi terus-menerus dalam jangka waktu panjang, tidak menutup kemungkinan akan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kerusakan ginjal.
Selain mengganggu kesehatan fisik, British Dietetic Association (BDA) menjelaskan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman energi ini akan menciptakan ketergantungan psikologis. Remaja yang terbiasa mengonsumsinya akan merasa tidak bisa beraktivitas dengan optimal jika tidak meneguk minuman tersebut. Kafein yang terkandung di dalamnya juga dapat mengganggu pola tidur hingga insomnia. Jika dibiarkan, minuman energi ini bukannya memberi manfaat baik bagi remaja justru dapat merugikan dan merusak kualitas hidup mereka.
Untuk menghindari konsumsi minuman energi yang mengandung tinggi kafein dan gula, kita dapat mengonsumsi minuman lainnya untuk memberikan stamina ekstra. Menurut The Health, ada beberapa jenis campuran minuman sehat yang bisa dijadikan alternatif. Berikut ini beberapa alternatif minuman energi yang aman dikonsumsi jangka panjang dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
1. Smoothie Ubi Jalar dan Pisang
Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat dan serat yang dapat mengenyangkan dan menambahkan energi untuk tubuh. Selain itu kandungan vitamin A dan C di dalamnya juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta mendukung metabolisme. Smoothie ini dapat dibuat di rumah dengan mudah dan cocok diminum di pagi hari sebagai pengganti minuman energi. Kamu bisa mengikuti resep di bawah ini:
- 1/2 ubi jalar yang telah dipanggang
- 1/2 buah pisang
- 1/2 gelas Greek yogurt plain
- 1/2 gelas susu almond
- 1 sdt bubuk coklat
- 1 sdt chia seeds
- es batu secukupnya
Kemudian kamu dapat mencampur semua bahan tersebut ke dalam blender.
2. Smoothie Apel, Pisang, dan Kurma
Smoothie ini dapat menggantikan minuman energi kalengan yang biasa kamu konsumsi untuk menghilangkan rasa kantuk di siang hari. Minuman mengandung antioksidan dan gula alami yang didapatkan dari apel, ini berfungsi untuk membuat tubuh mendapatkan energi yang stabil.
Selain itu, pisang dan kurma juga akan menambahkan rasa manis dan serat. Kamu juga dapat menambahkan selai kacang sebagai protein dan lemak tambahan untuk menjaga gula darah tetap seimbang. Untuk resepnya kamu bisa mengikuti saran di bawah ini:
- 2 buah apel berukuran sedang
- 2 buah pisang beku
- 3-4 butir kurma
- 2 sdm selai kacang tanpa gula
- 1/4 gelas susu
- 1/2 gelas es batu yang telah di serut
Masukan semua bahan ke dalam blender dan haluskan hingga terlihat teksturnya menjadi creamy. Kamu dapat menyajikan minuman ini dalam kondisi dingin.
3. Boost Berry Matcha
Buah beri yang kaya akan gula alami tidak membuat gula darah seseorang melonjak drastis, sehingga energi bisa bertahan lebih lama. Sementara itu matcha dikenal sebagai sumber antioksidan tinggi sekaligus memberikan kafein dalam dosis yang lebih stabil daripada kopi. Kamu juga dapat memasukan sedikit perasan jeruk nipis untuk menambah rasa segar dan asam.
- 1 cangkir buah berry beku (strawberry, blueberry, atau raspberry)
- 2 sdt bubuk matcha
- 1 buah jeruk nipis peras
- 1 cangkir air
Blender semua bahan hingga halus. Kamu dapat meminum ini di pagi atau sore hari untuk mendapatkan dorongan energi.
4. Campuran Air Kelapa dan Matcha
Ketika dehidrasi, tubuh akan terasa lebih lelah. Perpaduan air kelapa dengan matcha ini dapat membantu menyegarkan tubuh. Air kelapa memiliki kadar kalium yang lebih tinggi dibanding empat buat pisang, ini lah yang mampu mengembalikan cairan tubuh secara optimal. Sementara itu, matcha alan memberikan dorongan energi yang lebih stabil serta menambahkan cita rasa unik dan sedikit rasa manis.
- 1 gelas air kelapa
- 2 sdt bubuk matcha
- Es batu secukupnya
Kamu hanya perlu mencampurkan air kelapa dan matcha ke dalam gelas tanpa blender, kemudian aduk hingga rata.
5. Espresso dan Matcha
Perpaduan antara espresso dan matcha dapat menjadikan minuman ini sebagai penghilang kantuk. Kamu juga dapat menambahkan kurma sebagai protein dan tambahan vitamin B yang berfungsi untuk meningkatkan energi. Kemudian, dengan menambahkan kayu manis juga dapat membantu melancarkan peredarah darah dan memperbaiki suasana hati. Kamu dapat mengikuti resep di bawah ini sebagai panduannya.
- 1 sdt bubuk matcha
- 1 shot espresso
- 1 butir kurma
- 1/2 gelas air panas
- 1/2 gelas susu almond
- 1/4 sdt bubuk kayu manis
- 1/4 sdt madu
Kamu dapat melarutkan matcha dengan air panas. Kemudian panaskan susu bersama dengan kurma, kayu manis, dan madu. Setelahnya kamu dapat menuangkan matcha dan rebusan susu ke dalam gelas. Terakhir kamu dapat menuangkan espresso dan memberi sedikit taburan kayu manis di atasnya.
Adanya minuman alternatif ini dapat menjadi pilihan sebagai pengganti minuman energi kemasan. Minuman-minuman ini tidak hanya sehat dan menyegarkan tetapi juga dapat membantu kita menambahkan energi di tengah padatnya kesibukan sehari-hari tanpa harus mengorbankan kesehatan tubuh di masa mendatang. (*)