← Beranda

Terkumpul Rp 192 Juta, Kenali Filter Game Semangka di TikTok yang Digunakan untuk Membantu Palestina

Neneng Uswatun HasanahJumat, 17 November 2023 | 19.02 WIB
Filter for Good di TikTok berupa game semangka untuk membantu korban di Gaza.

 

JawaPos.com - Banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengumpulkan donasi, demi membantu warga Palestina yang menjadi korban genosida Israel.

Salah satunya pengumpulan donasi unik yang dilakukan sosok desainer efek AR, Jourdan Johnson, ini misalnya.

Jourdan Johnson, menjadi viral usai membuat filter di TikTok untuk mengumpulkan donasi.

Filter tersebut dinamakan “Filter for Good”. Filter serupa dengan game semangka ini, akan memberikan hasil penggunaannya dan hasil akan disumbangkan melalui badan amal yang memberikan bantuan untuk Gaza.

Dikutip JawaPos.com dari Mashable.com, Jumat (17/11), Jourdan mengatakan, selama sebulan terakhir TikTok telah menjadi pusat informasi bagi para pengamat, aktivis, dan bahkan citizen journalist atas apa yang terjadi di Gaza.

Sehingga, TikTok menjadi platform yang baik untuk dimanfaatkan demi membantu warga Gaza, dan hal itulah yang dilakukan oleh Jourdan.

Melalui postingannya pada 6 November 2023, Jourdan memperkenalkan Filter for Good dengan penjelasan sebagai berikut:

“Gunakan filter ini dan uang yang saya dapatkan dari setiap video yang dipublikasikan menggunakan filter ini akan saya sumbangkan melalui badan amal yang memberikan bantuan di Gaza.”

Baca Juga: Bela Kemanusiaan, PPI Dunia Donasi Rp 200 Juta untuk Warga Palestina

Semangka sengaja digunakan Jourdan yang merupakan simbol perlawanan dan solidaritas Palestina.

Pengguna TikTok dengan cepat menggunakan filternya, hingga telah digunakan sebanyak 6,2 juta kali terhitung pada 15 November, termasuk video dari influencer dan selebritas.

Saat ini, Filter for Good telah menghasilkan USD 12.442 atau sekitar Rp 192.726.580, dan segera didistribusikan pada organisasi bantuan kemanusiaan, seperti Doctors Without Borders, Palestine Children's Relief Fund, dan Human Appeal.

Jourdan mengatakan ia berhubungan langsung dengan sukarelawan dan petugas medis profesional di Gaza, untuk menentukan ke mana sebaiknya ia mengirim dana tersebut.

“Saya telah meneliti organisasi-organisasi tempat mendonasikan dana yang memiliki orang-orang di lapangan, serta apa yang diminta oleh orang-orang tersebut, seperti eSim,” katanya. 

Menurut pihak di Gaza, sejak minggu lalu eSim tidak lagi menjadi prioritas, sehingga Jourdan yakin akan lebih efisien untuk memprioritaskan apa yang akan disalurkan sesuai yang dibutuhkan pada saat ini.

Tidak hanya mengkampanyekan filter buatannya, Jourdan juga menggunakan platform TikTok untuk meminta pengguna lain memposting ulang video tentang apa yang sedang terjadi di Gaza untuk menyebarkan informasi.

Selain itu ia juga meminta pengguna TikTok lain untuk tetap melakukan boikot terhadap brand pro Israel dengan bijak.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti