← Beranda
Tanpa Anda Sadari, 6 Makanan Ini Penyebab Tekanan Darah Tinggi alias Hipertensi
Rabbany WanadrianiSenin, 23 Maret 2026 | 16.03 WIB
Ilustrasi orang yang makan pizza (Freepik)

JawaPos.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang terjadi ketika kekuatan darah yang mendorong dinding pembuluh darah terlalu tinggi.

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Hipertensi tidak memiliki gejala utama dan dikenal sebagai pembunuh senyap sehingga penting untuk mengelola tekanan darah Anda.

Salah satu cara untuk mengelola tekanan darah ialah memperhatikan pola makan.

Ada beberapa makanan yang mengandung natrium, gula, lemak tidak sehat, atau karbohidrat olahan yang tersembunyi.

Baca Juga: Atasi Gejala PCOS dengan 6 Makanan Sehat Ini, Wanita Harus Tahu

Alhasil makanan-makanan ini dapat meningkatkan tekanan darah tanpa Anda sadari.

Dilansir dari ndtv, berikut beberapa makanan penyebab tekanan darah tinggi.

1. Daging olahan

Daging olahan seperti ham, bacon, salami, sosis, dan nugget mengandung pengawet natrium dan nitrat yang tinggi, yang memperpanjang umur simpan dan meningkatkan rasa.

Sepotong nugget mungkin mengandung natrium yang sangat tinggi sehingga mendorong tubuh Anda untuk menahan cairan berlebih, yang meningkatkan volume darah dan memaksa jantung memompa lebih keras.

Retensi cairan ini secara langsung meningkatkan tekanan darah, sementara nitrat berubah menjadi senyawa yang mengeraskan dinding arteri, menyebabkan kerusakan pembuluh darah jangka panjang.

Seiring waktu, ini dapat menyebabkan  penumpukan plak arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

2. Sup kalengan

Satu porsi sup kalengan dapat memberikan 800-1.200 mg natrium dari garam tambahan, MSG, dan penguat rasa.

Ginjal Anda akan kesulitan untuk mengeluarkan natrium ini, menyebabkan retensi air yang langsung meningkatkan tekanan darah dalam hitungan jam.

Alih-alih sup kalengan, buatlah sup buatan sendiri dengan sayuran segar, kaldu rendah natrium, dan bumbu aromatik.

Baca Juga: Tips Diet Garam: Kurangi Asupan Harian untuk Menurunkan Risiko Hipertensi dan Serangan Jantung

3. Roti dan kue panggang

Sepotong roti tawar atau bagel tinggi sodium karena adanya bahan pengembang adonan, pengawet, dan aktivator ragi.

Kue-kue, muffin, dan roti yang dibeli di toko mengandung gula tersembunyi dan lemak trans, yang menyebabkan peradangan, ini mempersempit pembuluh darah.

Pilihlah roti gandum utuh dan rendah sodium.

4. Bumbu dan saus

Saus tomat, kecap asin, dan saus salad krim mengandung garam dalam jumlah tinggi.

Saus barbekyu, mustard, dan acar diawetkan dengan garam agar tahan lama dan rasanya lebih kuat.

Burger atau salad yang banyak mengandung bumbu-bumbu ini dapat memicu rasa haus dan retensi yang meningkatkan tekanan darah.

5. Makanan beku dan pizza

Makanan siap saji dan pizza beku mengandung 1.000-2.000 mg natrium hanya dalam satu porsi, mencampurkan pengawet, pengemulsi, dan keju demi kemudahan yang melebihi batas harian.

Fruktosa tinggi dan minyak sawit menambah risiko hipertensi yang terkait dengan obesitar, sementara ukuran porsi menyebabkan makan berlebihan.

Alih-alih pizza, pilihlah roti buatan sendiri kaya akan sayuran dan topping rendah lemak.

6. Minuman manis

Soda, jus buah, dan minuman energi membanjiri sistem tubuh Anda dengan fruktosa.

Hal ini menyebabkan peradangan, penumpukan asam urat, dan lonjakan insulin yang memengaruhi pembuluh darah.

Konsumsi minuman ini dapat menjadi kebiasaan sehingga menutupi dampaknya terhadap kesehatan jantung.

Baca Juga: Pahami 7 Pola Keringat Berdasarkan Situasi dan Kondisi, Bisa Ungkap Kesehatan Anda

EDITOR: Candra Mega Sari