JawaPos.com - Olahraga seakan menjadi gaya hidup dan bagian yang tidak terpisahkan bagi orang banyak.
Meski begitu, masih ada yang beranggapan bahwa bulan ramadhan menjadi penghalang untuk menjalankan aktivitas fisik dan berolahraga.
Padahal, berolahraga dan bergerak aktif selama berpuasa justru menyimpan segudang manfaat. Salah satunya untuk membantu menjaga berat badan agar tetap ideal, apalagi disaat berbuka sering kali muncul keinginan makan berlebih saat berbuka.
Selain itu, berolahraga dapat membuat anda lebih fokus dan bertenaga saat menjalankan ibadah selama bulan ramadhan, mengingat bulan ramadhan adalah momen yang tepat untuk memperbanyak amal, sehingga menjaga stamina menjadi hal yang penting dilakukan.
Baca Juga: TNI AD Pastikan Proses Hukum Prajurit Terlibat Ribut dengan Sopir Taksi Online
Namun, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan saat anda ingin menjalankan olahraga di bulan ramadhan, menguitp informasi dari laman baznas.go.id dan www.umy.ac.id enam hal ini harus anda ketahui, jika berniat olahraga disaat bulan puasa.
-
Niatkan sebagai beribadah
Meski terlihat berat berolahraga saat bulan ramadhan, akan lebih ringan jika diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT.. Aktivitas fisik menjadi penting dilakukan di bulan ramadhan, untuk menjaga fokus dan kualitas beribadah.
Mengingat, bulan ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berlomba-lomba meraih kebaikan dengan meningkatkan kuantitas beribadah, agar spiritual dan kesehatan fisik anda bisa lebih baik kedepannya.
-
Jaga asupan menu sahur
Sahur menjadi kunci agar anda siap berolahraga saat berpuasa. Pilihlah asupan bergizi seimbang saat sahur seperti karbohidrat kompleks, protein, dan tinggi serat dapat menjaga energi anda seharian.
Jangan lupa untuk memenuhi asupan cairan tubuh sebanyak 8 gelas sehari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi saat berolahraga.
-
Lakukan olahraga ringan
Aktivitas fisik dan olahraga itu penting, namun perhatikan kondisi tubuh anda. Jangan samakan bulan ramadhan dengan hari biasa. Hindar target olahraga ekstrim. Segera berhenti untuk beristirahat saat anda sudah merasa lemas ataupun pusing.
-
Penuhi asupan cairan
Rasa haus dan dehidrasi adalah musuh utama saat puasa. Atur pola minum dengan 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas di malam hari supaya cairan tubuh tetap terpenuhi.
-
Pilih jenis olahraga yang tepat
Olahraga berat dapat membuat tubuh anda menjadi mudah lelah. Pilih aktivitas olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang. Olahraga yang cocok saat bulan puasa adalah jalan kaki, yoga, senam, stretching, gym, dan bersepeda. Selain menjaga berat badan tetap ideal, olahraga juga dapat menjaga kesehatan mental.
-
Atur waktu olahraga
Waktu berolahraga saat bulan ramadhan perlu disesuaikan agar tidak dehidrasi. Waktu olahraga yang paling paling ideal antara lain:
Sebelum berbuka puasa: waktu ini menjadi menguntungan untuk berolahraga karena cairan tubuh akan segera tergantikan saat berbuka Pilih durasi waktu 30-60 menit untuk hasil yang optimal.
Setelah berbuka puasa: anda bisa berolahraga setelah shalat maghrib atau setelah shalat tarawih. Keunggulan olahraga di waktu ini membuat anda bisa melaksanakan olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi, karena sudah mendapatkan asupan energi, pilih waktu setelah shalat maghrib dan tarawih
Setelah sahur: setelah sahur juga menjadi waktu yang paling tepat untuk berolahraga. Keunggulan berolahraga setelah sahur adalah dapat membakar kalori dengan lebih optimal dan membuat tubuh segar seharian. Namun, perlu diingat, anda perlu mengurangi aktivitas setelahnya agar tidak dehidrasi.