JawaPos.com-Paru-paru basah atau pneumonia merupakan penyakit yang terjadi karena infeksi jamur, bakteri, dan virus.
Paru-paru basah terjadi ketika cairan menumpuk di dalam paru-paru, yang mengganggu proses pernapasan. Paru-paru basah termasuk ke dalam kategori penyakit menular dan dapat berisiko fatal terutama jika terjadi pada balita.
Gejala paru-paru basah seringkali tidak disadari karena mirip dengan flu atau demam. Namun terdapat beberapa ciri yang khas untuk membedakannya, seperti kulit yang tampak kebiruan dan gejala yang terjadi selama lebih dari dua minggu.
Beberapa kasus pada paru-paru basah juga menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas dan batuk berdahak.
Baca Juga: Terungkap! 7 Mitos Paru-Paru Basah yang Sering Menyesatkan Masyarakat
Untuk mengenali nya lebih lanjut mengutip dari laman /ciputrahospital.com dan axa-mandiri.co.id, berikut ciri-ciri paru-paru basah yang perlu diwaspadai agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.
-
Batuk
Pada penderita paru-paru basah, biasanya akan mengalami gejala batuk berdahak dengan lendir berwarna hijau atau kuning. Dahak berlebih tersebut akibat respon tubuh untuk mengeluarkan kuman dari paru-paru. Dalam kondisi yang lebih parah, batuk bisa disertai darah akibat iritasi dari saluran pernapasan.
-
Demam
Pasien paru-paru basah akan mengalami kenaikan suhu mencapai 40 derajat celcius. Kenaikan suhu ini akan memicu demam, dan tubuh menggigil sebagai respon terhadap infeksi dari virus, kuman, ataupun bakteri yang menyebabkan paru-paru basah.
-
Sesak napas
Penderita paru-paru basah akan mengalami nyeri dada dan sesak napas. Rasa sesak terasa seperti tertusuk. Sesak napas ini terjadi karena penumpukan dahak dan cairan infeksi di paru-paru. Sehingga menghambat aliran oksigen dan membuat penderita sulit bernapas.
Baca Juga: Apakah Telapak Tangan Berkeringat Termasuk Gejala Paru Paru Basah ? Berikut Fakta Sebenarnya
-
Cepat lelah
Kelelahan adalah gejala yang paling sering dijumpai pada penderita paru-paru basah. Kelelahan ini disebabkan karena kadar oksigen dalam tubuh yang turun akibat sesak napas. Sehingga penderita akan sulit beraktivitas dan tubuh terasa capek.
-
Kulit tampak kebiruan
Penderita paru-paru basah akan mengalami gejala kulit membiru. Utamanya pada bagian kuku, bibir, dan wajah. Penderita paru-paru basah sering terlihat pucat kondisi ini terjadi karena tubuh kekurangan oksigen dan demam yang tinggi, sehingga berpengaruh pada sirkulasi di dalam darah.
-
Nyeri pada dada
Sakit di dada terjadi saat batuk atau mengambil napas dalam-dalam. Nyeri ini terasa tajam dan menusuk yang menandakan peradangan di paru-paru.
-
Tubuh terasa lemas
Penderita paru-paru basah seringkali mengalami rasa lemas dan cepat lelah. Kondisi ini membuat tubuh cepat kehabisan energi meskipun tidak banyak beraktivitas.
-
Nafsu makan menurun
Seperti penyakit lainnya, penderita paru-paru basah juga akan kehilangan nafsu makannya. Faktor penyebabnya adalah ketidaknyamanan di dada dan perut serta produksi dahak yang berlebihan, yang membuat penderita merasa sulit saat harus menelan makanan.
-
Merasa pusing
Pusing juga termasuk gejala seseorang mengidap paru-paru basah. Kadar oksigen yang rendah di dalam darah menyebabkan penderita merasa pusing. Gejala ini terjadi karena suplai oksigen yang kurang pada otak.